Duh! Oknum Ketua RT di Banjar Cabuli Bocah Idiot

14/11/2013 1 Comment
Duh! Oknum Ketua RT di Banjar Cabuli Bocah Idiot

Ketua TP PKK Kota Banjar yang juga Walikota Banjar terpilih, Hj. Ade Uu Sukaesih, saat mendampingi Mawar, korban pencabulan, untuk dilakukan visum ke RSUD Kota Banjar, Rabu (13/11). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Malang nian nasib yang menimpa bocah berumur 10 ini, sebut saja Mawar (nama samaran), seorang warga Lingkungan Cikabuyutan Timur RT 02/RW 13 Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Anak perempuan yang belakangan diketahui memiliki keterbelakangan mental (Idiot) ini, ternyata menjadi korban pencabulan. Mawar dicabuli oleh pria berinisial DS (59) yang tak lain adalah Ketua RT di lingkungan tersebut.

Dari informasi yang dihimpun HR, Pak RT bejat ini melancarkan aksinya pada Selasa (12/11) siang. Saat itu, korban kebetulan tengah sendiri di rumahnya, karena ayahnya tengah pergi ke kebun. Mengetahui korban tengah sendirian di rumahnya, membuat Pak RT leluasa masuk ke rumah korban.

Saat memergoki korban tengah duduk di ruang tengah, Pak RT pun tanpa basa basi langsung mengajak korban ke ruang dapur. Di tempat itulah Pak RT bejat ini “menggarap” korban hingga sampai disetubuhi secara intim.

Aksi itu terbongkar setelah korban melaporkan perlakuan bejat sang Ketua RT kepada orang tuanya. Setelah mengetahui kejadian yang menimpa anaknya, Ayah korban pun tidak terima dan langsung melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Ayah korban, Entis Sutisna, mengatakan, ketika pulang dari kebun, dirinya terkejut ketika mendengar cerita anaknya yang baru saja menjadi korban pencabulan. Setelah mendengar bahwa pelakunya adalah sang Ketua RT, dia pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga setempat.

“Terus terang, saya sangat terpukul dengan kejadian yang menimpa anak saya. Kok tega dia (pelaku) mencabuli anak saya yang kondisinya seperti itu (keterbelakangan mental),” ujar Entis sembari menangis, kepada HR, Rabu (13/11).

Karena tidak terima atas perlakuan pelaku terhadap anaknya, serta didukung oleh warga, lanjut Entis, akhirnya dirinya melaporkan kejadian yang menimpa anaknya itu ke kepolisian sektor (Polsek) Pataruman.

Mawar, korban pencabulan, meski memiliki keterbelakangan mental, tetapi bisa menceritakan kronologis secara gamblang dan jelas, ketika diwawancarai HR, di rumahnya, Rabu (13/11). Menurutnya, ketika berada di ruang dapur, pelaku menggerayangi seluruh bagian tubuhnya. Dengan polosnya, dia pun menceritakan secara gamblang ketika dirinya disetubuhi oleh pelaku.

Peristiwa pencabulan anak di bawah umur ini, tampaknya mengundang perhatian sejumlah kalangan. Ketua TP PKK Kota Banjar yang juga Walikota Banjar terpilih, Hj. Ade Uu Sukaesih pun, mendatangi rumah korban. Karena merasa iba, Hj. Ade Uu, kemudian membawa korban ke RSUD Banjar untuk dilakukan visum.

Sementara itu, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A),  Kota Banjar, Hermadi, mengatakan, pihaknya akan memberikan perlindungan hukum terhadap korban. Selain itu, juga akan melakukan pendampingan saat proses hukum hingga korban mendapat keadilan.

“Kasus pencabulan ini sudah diserahkan ke pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut. Sementara pelaku sudah ditangkap oleh pihak kepolisian,” ujar Hermadi, yang akrab dipanggil Sawah ini.

Sementara itu, Polsek Pataruman, Rabu (13/11), belum bisa memberikan keterangan resmi kepada awak media, dengan alasan karena kasus ini masih dalam proses penyidikan. (Ntang/R2/HR-Online)

About author

Related articles

1 Comment

  1. Dani arianto suarsa April 07, at 07:42

    Bahasa yg di pakai idiot kurang baik, lebih banyak belajar dan menulis dan menggunakan bahasa yg benar,

    Reply

Leave a Reply