Kejahatan Makin Meningkat, Polisi Ciamis Diasah Kemampuan Menembak

Kejahatan Makin Meningkat, Polisi Ciamis Diasah Kemampuan Menembak

Kapolres Ciamis, AKBP Witnu Urif Laksana, saat menggelar latihan menembak di lapangan tembak Batalyon Zeni Tempur 3 Kompi C, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jum’at (8/11). Foto: Heri Herdianto/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Ciamis menggelar latihan menembak guna meningkatkan profesionalisme dan kemampuan menembak para anggotanya, di lapangan tembak Batalyon Zeni Tempur 3 Kompi C, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jum’at (8/11).

Kapolres Ciamis, AKBP Witnu Urif Laksana, mengatakan, latihan menembak ini merupakan kegiatan rutin yang digelar Polres Ciamis untuk mengasah kemampuan anggota kepolisian saat menggunakan senjata.”Selain itu, untuk bekal dalam tugas sehari-hari yang semakin berat, apalagi tingkat kejahatan yang menggunakan senjata api di beberapa daerah telah terjadi dan menimbulkan korban,” ujarnya, di sela-sela latihan menembak.

Anggota yang dilibatkan dalam latihan tersebut, yakni dari seluruh kesatuan Polres Ciamis, mulai dari anggota  Reserse, Intel, Bimas dan Lantas. Senjata yang digunakan, yakni mengunakan senjata organik Polri jenis repolver berselinder enam peluru.

“Seluruh anggota mengulang kembali dasar-dasar menembak, baik tembak taktis maupun reaksi. Hal itu semata-mata untuk mengetes kemampuan menembak,” ungkap Kapolres.

Kapolres mengatakan, untuk menghadapi tantangan tugas menyusul kasus kejahatan yang semakin tinggi intensitasnya, diperlukan keprofesionalan dalam setiap tugas. “Jika kita terpaksa harus mengunakan senjata, itu sifatnya melumpuhkan, bukan untuk mematikan. Dan itupun tidak lepas dari prosedur yang telah ditetapkan,” terang Kapolres.

Namun untuk kejahatan menggunakan senjata api di wilayah hukum Ciamis diakui Kapolres memang belum pernah terjadi. ” Alhamdullilah di wilayah hukum  Ciamis sampai saat ini belum pernah terjadi tindak kejahatan yang menggunakan senjata api,” pungkasnya. (Her/R2/HR-Online) 

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles