Soal Jembatan Kangen Asmara, Anggota Pol PP Banjar Diterjunkan

Soal Jembatan Kangen Asmara, Anggota Pol PP Banjar Diterjunkan

Salah satu lokasi di bagian bawah jembatan penghubung Langensari-Madura (Jembatan Kangen Asmara) yang sering dijadikan tempat mesum pasangan anak remaja dan ABG. Photo : Eva Latifah/HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Terkait dengan keresahan warga atas adanya aktifitas sejumlah pasangan remaja maupun anak baru gede (ABG) yang memanfaatkan kolong jembatan penghubung Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat-Kecamatan Madura, Kabupaten. Cilacap, Jawa Tengah, Kasat. Pol PP Kota Banjar, Yayan Herdiaman,  SH, M.Si., berjanji akan segera menerjunkan personilnya untuk berpatroli ke lokasi tersebut.  

“Kalau sudah ada laporan ini tentu kami akan meningkatkan volume sasaran untuk melakukan patroli ke bagian bawah Jembatan Langensari. Karena, kalau di wilayah Banjar kota, patroli ke tempat-tempat yang rawan dijadikan lokasi pacaran selalu rutin kita lakukan. Namun, bila ada informasi lokasi lain yang harus dipantau, maka kita tambah volumenya,” kata Yayan, saat ditemui HR di ruang kerjanya, Senin (11/11).

Yayan juga mengatakan, pihaknya berharap adanya peran serta dari masyarakat sekitar supaya melaporkan kepada aparat setempat jika ada hal-hal yang mencurigakan, atau menganggu ketentraman dan ketertiban di lingkungannya. [Baca: Duh! Di Bawah Jembatan Langensari Banjar Ini Kerap Dipakai Mesum]

Misalnya melaporkan kepada aparat desa maupun kecamatan. Sebab, di kedua kantor tersebut ada personil Satpol PP yang ditugaskan. Dengan begitu maka pihaknya dapat mengetahui informasi mengenai setiap permasalahan di wilayahnya bertugas.

Selain itu, Yayan meminta kepada dinas terkait supaya mengecek terhadap sarana penerangan di jembatan tersebut. Apabila ada kerusakan dimohon segera diperbaiki, karena hal itu sangat mendukung bagi keamanan dan ketertiban.

Di wilayah Kota Banjar sendiri, sejumlah tempat yang kerap dijadikan lokasi paling favorit untuk memadu kasih oleh pasangan remaja diantaranya taman bantaran Sungai Citanduy di belakang Pendopo, RSUD, Parungsari, dan di belakang kantor DPD Golkar, Lingkungan Parunglesang, serta di kawasan Rest Area Doboku dan di sekitar lapang belakang Kantor Dinas PU Kota Banjar.

Dibangunnya fasilitas ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan bantaran Sungai Citanduy selain harus dibarengi dengan pemeliharaan, juga sangat diperlukan adanya pengawasan untuk keamanan dan ketertibannya dari pihak-pihak terkait, termasuk masyarakat.

Jika tidak, maka dikhawatirkan lokasi-lokasi tersebut menjadi tempat alternatif paling aman bagi pasangan anak-anak muda untuk berpacaran. Terlebih sekarang ini pembangunan gedung Pusdai dilengkapi pula dengan bangunan taman sebagai RTH. (Eva/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles