Tak Kenali Medan Ciamis, Truk Bermuatan Berat Terbalik

Tak Kenali Medan Ciamis, Truk Bermuatan Berat Terbalik

Sebuah Truk bermuatan batu seplit terbalik di tanjakan jalan Citulang Desa Tanjungsari Kecamatan Sadananya, Senin (18/11). Photo: Eji Darsono/HR

Sadananya, (harapanrakyat.com),-

Sebuah kendaraan jenis truk bermuatan batu split, dengan nopol Z 8984 YA, terbalik di jalan Sadanaya-Kawali, tepatnya di tanjakan Citulang Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadanaya, Senin (18/11).

Kuat dugaan, pengemudi truk bermuatan batu itu belum mengusasi medan jalan Sadananya-Kawali. Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mengalami luka ringan di bagian tangan, sedangkan bagian kepala truk dan karoseri hancur.

Cicih (34), warga setempat, mengatakan, kondisi tanjakan Citulang terbilang rawan kecelakaan. Terlebih, kalau pengemudi kurang berhati-hati dan belum menguasai medan jalan.

Menurut Cicih, sebelum terjadi kecelakaan, dari kejauhan pengemudi sudah berulangkali membunyikan klakson. Namun, tak lama kemudian, setelah truk berada di tanjakan, tiba-tiba mesin mobil mati secara mendadak.

Beni, pengemudi truk, membenark, kalau dia baru pertama kali melewati jalan itu. Menurut dia, saat posisi berada di tanjakan, mesin truk yang dikendarainya tiba-tiba mati.  Kernet yang ikut serta dengannya tidak semat  mengganjal laju mobil.

Wawan, kernet truk, mengamini, kejadian itu disebabkan karena sopir (rekannya) belum mengetahui kondisi dan medan jalan. Menurut dia, material batu yang dibawanya, akan diantarkan untuk keperluan pembangunan jalan Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku.

“Kapasitasnya tidak lebih dari 4 kubik. Hal ini bukan karena daya angkut yang berlebihan, tapi memang karena sopir yang belum paham betul kondisi jalan,” tegasnya.

Dede, warga Dusun Cikalagen, Desa Tanjungsari, mengatakan, seharusnya sopir memilah jalan  masuk dari arah Buniseri, jika ingin menuju Desa Sukawening. Rute jalan  memang agak jauh, namun tidak ada tanjakan yang membahayakan seperti di Citulang ini.

“Kecelakaan di tanjakan ini terbilang sering. Terlebih kalau daya angkutnya melampaui  batas.  Untuk menghindari kecelakaan, baiknya kendaraan bermuatan berat, memilih jalan yang aman. Jarak tempuh bertambah sedikit wajar, ketimbang salah ambil jalan,” pungkasnya. (dji/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles