Tingkatkan SDM Pangandaran, Unigal Ciamis Siap Membantu

15/11/2013 0 Comments
Tingkatkan SDM Pangandaran, Unigal Ciamis Siap Membantu

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Civitas akademi Universitas Galuh (Unigal) dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MOU) dalam pengembangan bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, Senin (11/11), di Pangandaran. Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor Unigal, Prof. Dr. Suherly, dan Pj Bupati Pangandaran, Endjang Nafandy.

Ketika ditemui HR, Rektor Unigal, Prof. Suherly, mengatakan, kerjasama itu sengaja dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral perguruan tinggi untuk mengawal DOB Pangandaran.

Suherli menuturkan, kerjasama itu diantaranya dalam bidang pendidikan. Dengan kata lain, Unigal membuka peluang kepada masyarakat Pangandaran untuk melanjutkan pendidikan tinggi di kampus Ungu tersebut.

“Baik yang kelas reguler maupun kelas pegawai,” ucapnya, Selasa (12/11).

Lebih lanjut Suherly mengutarakan, untuk kerjasama di bidang pengabdian masyarakat, program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Unigal diproyeksikan di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Menurut Suherly, di bidang ini, Unigal juga sudah menggandeng Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Bank Mandiri. Programnya adalah pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat pakidulan.

“Kami ingin Unigal mempunyai kontribusi positif untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat Pangandaran,” paparnya.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Iwan M. Ridwan, mengaku sangat menyambut dengan positif. “Sudah selayaknya Unigal mempunyai tanggung jawab moral ke Pangandaran. Pembangunan SDM dan ekonomi kreatif masyarakat memang perlu ditingkatkan,” ungkapnya, Selasa (12/11).

Iwan menuturkan, Kabupaten Pangandaran sampai saat belum mempunyai Perda Induk, seperti Perda Pembangunan Jangka Panjang 25 Tahun, ataupun Perda RUTR. “Ini juga peluang kerjasama yang harus dilakukan dari sisi kajian akademis,” katanya.

Lebih lanjut, Iwan mengutarakan, di bidang pengabdian masyarakat, Unigal harus mampu memformulasikan masukan positif bagi pemerintah Kabupaten Pangandaran, khususnya dalam sektor kewirausahaan.

“Setelah berpisah dengan Ciamis, 75 persen produksi Gula Merah sudah pasti ada di Pangandaran, termasuk juga sektor peternakan, dimana 65 persen peternak sapi ada di disana. Tentu ini juga harus ada peningkatan, baik dari sisi budidaya, maupun pemasaran,” paparnya.

Iwan menambahkan, pendidikan kewirausahaan baik formal maupun informal yang akan dilakukan Unigal, harus berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Ada nilai tambah dalam peningkatan SDM dan pertumbuhan ekonomi, supaya cita-cita mensejahterakan masyarakat Pakidulan bisa didorong oleh semua pihak,” pungkanya. (DK/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply