Akibat Konsleting, Rumah Warga Baregbeg Ciamis Ini Ludes Terbakar

29/12/2013 0 Comments
Akibat Konsleting, Rumah Warga Baregbeg Ciamis Ini Ludes Terbakar

Mamat Rahmat warga Dusun Caringin RT 04/ RW 10, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, saat melihat puing-puing rumahnya yang ludes dilalap api, Sabtu (28/12). Foto: Heri Herdianto/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Rumah semi permanen dengan ukuran 4×7 milik Mamat Rahmat warga Dusun Caringin RT 04/ RW 10, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, ludes dilalap api hingga kondisinya rata dengan tanah, Jum’at (28/12) malam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun akibat kebakaran, korban mengalami kerugian sekitar Rp. 50 juta.

Dari informasi yang dihimpun HR, api yang melalap rumah korban diduga akibat konsleting aliran listrik. Dinding rumah yang menggunakan bilik tampak mempercepat api merembet hingga menghanguskan seluruh bangunan rumah.

Anah (55) istri Mamat, mengungkapkan, saat itu dirinya sakit dan tengah dikerok oleh salah satu anaknya di ruangan kamar tidur. Setelah selesai dikerok, dia mendengar suara percikan api di luar rumahnya. Dia pun langsung beranjak dari tempat tidur dan membuka garden kamar. “Ternyata di dekat meteran listrik tampak menyala percikan api,” ujarnya, kepada HR, Sabtu (28/12).

Tak selang berapa lama, percikan api pun makin merembet ke atap rumah. Akibat dinding menggunakan bilik, membuat api cepat merembet dan kemudian membakar seisi rumah. “Melihat api sudah membesar dan membakar atap rumah, tanpa pikir panjang saya langsung lari untuk menyelamatkan diri,” ucapnya.

Mengetahui terjadinya kebakaran, warga sekitar pun tanpa dikomando langsung bergerak memadamkan api dengan alat seadanya. Warga pun ada yang menelpon kantor Pemadam Kebakaran Ciamis untuk meminta pertolongan.

Namun sayang, ketika petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, rumah korban sudah ludes dilalap si jago merah. Selain bangunan hangus, juga tidak ada satupun perabot rumah tangga milik korban yang bisa diselamatkan. “Yang tersisa, hanya baju yang melekat di badan saya,” kata Anah sambil menangis.

Mamat, pemilik rumah, mengatakan, seluruh harta bendanya ikut terbakar dengan bangunan rumahnya. Saat kejadian, dirinya tidak sempat menyelamatkan harta bendanya karena kobaran api dengan cepat menghanguskan seluruh isi rumahnya. “Keluarga saya untuk sementara menumpang di rumah tetangga,” imbuhnya.

Mamat pun berharap bantuan dari dermawan dan pemerintah untuk meringankan beban hidupnya setelah rumah dan seluruh isinya ludes terbakar api. “Alhamdulilah, tetangga di sekitar rumah pun banyak yang memberikan sumbangan. Tapi, saya berharap dari pemerintah memberikan bantuan untuk membangun rumah saya yang hangus terbakar,” harapnya. (Her/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!