Ciamis Bermimpi Jadi Sentra Pangan Ternak Hewani

22/12/2013 0 Comments
Ciamis Bermimpi Jadi Sentra Pangan Ternak Hewani

Suasana Kegiatan Pesta Pato di Ciamis. Photo : Dicky Heryanto/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Pesta Patok tahun 2013, yang digelar dari Hari Selasa-Kamis (17-18/12), di RPH Cigembor, Kelurahan / Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, bertemaan “Ciamis menjadi Sentra Pangan Asal Ternak Hewani”.

Tak kurang ratusan program budidaya ternak hingga pembangunan infrastruktur ternak seperti pembangunan RPH dan Pasar Hewan sudah dibangun Pemkab Ciamis. Apakah mimpi tersebut akan terealisasi di tengah gempuran impor ternak di Indonesia.

Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Ciamis, H. Wasdi Ijudin, dalam sambutannya,  mengatakan, jika unit ternak di Ciamis sudah mencapai target, maka Kabupaten Ciamis tidak akan terpengaruh ternak impor.

“Jika populasi sapi sudah aman, maka kedepannya Ciamis tidak perlu khawatir adanya kelangkaan daging sapi,” ujar Wasdi.

Wasdi menuturkan, daya tampung ternak di Ciamis mencapai 90 ribu unit ternak atau setara dengan 90 ribu ekor sapi dewasa. Namun, data sementara di Kabupaten Ciamis, tercatat hanya ada 40 ribu unit ternak.

Menurut Wasdi, strategi menggenjot sektor hilir ternak, untuk meningkatkan produksi ternak itu sendiri, sudah dilakukan oleh Disnak dengan membangun pasar ternak yang terintegrasi di kawasan RPH Cigembor.

“Pasar ternak ini bisa menampung sekitar 200 ekor domba dan 100 ekor sapi, dan 1000 ekor ayam,” katanya.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha Ternak, Otong Bustomi, saat ditemui HR, di sela-sela acara, mengatakan, kekurangan unit ternak bisa dipenuhi melalui program Inseminasi Buatan (IB). Itu dilakukan pada seribu sapi secara serentak se-Kabupaten Ciamis dengan bibit sapi rancah unggulan.

“Diharapakan dengan cara mengawinkan seribu sapi secara serentak di Ciamis, bisa menambah populasi sapi Rancah dan menambah unit ternak di Ciamis,” kata Otong.

Otong menuturkan, Disnak Ciamis saat ini mencatat populasi Sapi Rancah mencapai 300 sampai 500 ekor. Kemudian untuk populasi domba dan kambing mencapai 180 ribu ekor. Dan yang paling besar adalah populasi ayam ras potong yang mencapai sekitar 13 juta persiklus.

“Selain itu, untuk menambah unit ternak di Ciamis, ada program Vilage Breending Center (VBC) atau pemusatan peternakan di pedesaan. Beberapa program tersebut akan dilakukan pada tahun 2014. Namun butuh waktu lama untuk mencapai kekurang unit ternak sekitar 50 unit ternak,” ujarnya.

Pesta Patok Kabupaten Ciamis 2013 diisi dengan beberapa kegiatan, diantaranya pameran ternak, kontes ayam sentul, kontes sapi, domba, kambing, ayam sentul, ayam pelung dan ayam ketawa, serta ketangakasan adu domba. Juga diramaikan dengan gerakan minum susu dan makan telur seribu siswa sekolah dasar, serta didatangkannya ahli kuliner Internasional asal Bandung. (DK/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!