Di Ciamis, Jam Mengajar Guru PAI Ditambah

Di Ciamis, Jam Mengajar Guru PAI Ditambah

Guru-guru PAI se Kab Ciamis dan Pangandaran, mengikuti Bimtek tentang kurikulum 2013. Photo : Heri Herdianto/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sebanyak 315 Guru Bidang Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Ciamis dan Pangandaran, mengikuti acara bimbingan teknis (bimtek) kurikulum 2013, Minggu-Selasa (15-17/12), di wisma PGRI Ciamis.

Kepala Bidang PAKIS Kementrian Agama (Kemenag) Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Jawa Barat, H. Abu Bakar, dalam sambutannya mengatakan, masalah pendidikan agama di tingkat satuan pendidikan, semuanya terletak pada guru PAI.

Menurut Abu Bakar, dalam Kurikulum 2013 ini, ada sedikit harapan untuk para guru PAI, baik di tingkat SD, SMP, SMA maupun tingkat SMK. Karena, selain jam pelajaran bertambah, juga dapat dilihat dari 8 standar kompetensi nasional, yakni kompetensi Spiritual.

Kompetensi Spiritual ini, lanjut Abu Bakar, jelas ada pada setiap pengajar Guru PAI, yang notabene mengajarkan nilai-nilai keagamaan. Dengan kompetensi tesebut, diharapkan suasana dan lingkungan sekolah lebih agamis.

Dihubungi terpisah, Ketua Korwas Disdik Kabupaten Ciamis, H Tahuid Maskur, mengatakan, Kurikulum 2013 berbeda dengan KTSP. Sebab KTSP hanya menekankan kepada individu siswa saja. Sedangkan kurikulum 2013, lebih kepada pendidikan karakter, dan ahlak siswa.

Terkait penambahan jam mengajar, kata Tahuid, untuk tingkatan SD ditambah 4 jam, sedangkan SMP, SMA serta SMK ditambah menjadi 3 jam pelajaran, sehingga peran Guru PAI sangatlah sentral untuk kemajuan peserta didik.

Ketua Pelaksana Kegiatan Bimtek, Ade Usro S.Ag,M.Pdi, Selasa (17/12), mengatakan, tujuan dari acara ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan pemahaman Kurikulum 2013 bagi guru PAI se-Kabupaten Ciamis dan Pangandaran.

”Acara ini diikuti sebanyak 315 guru PAI. Diantaranya adalah 135 orang Guru PAI SD, 85 orang guru PAI SMP, 35 orang guru PAI SMA dan 60 orang guru PAI SMK. Sedangkan untuk pemateri, yakni dari Balai Diklat Widiaswara, KKG MGMP yang sudah mengikuti pelatihan TOT, serta dari Para Dosen UIN Bandung,” ungkapnya.

Hilman Fauzi S.Pdi, guru PAI SMK Taruna Bangsa, mengajak agar Guru-guru PAI dapat mengimplementasikan hasil pelatihan atau Bimtek itu, dalam proses belajar mengajar siswa di masing-masing sekolah. (Heri/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles