Jalan Perbatasan Waringinsari-Muktisari Banjar Belum Juga Diaspal

Jalan Perbatasan Waringinsari-Muktisari Banjar Belum Juga Diaspal

Kondisi jalan perbatasan antara Desa Waringinsari dengan Kel. Muktisari, Kec. Langensari, Kota Banjar, tepatnya di Dusun Sukarahayu, hingga kini belum tersentuh program pengaspalan jalan. Foto: Nanang Supendi/HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Meski pelaksanaan pembangunan infrastuktur di wilayah Kota Banjar begitu pesat, terutama jalan, namun jalan perbatasan antara Desa Waringinsari dengan Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari sepanjang 300 meter, tepatnya di wilayah Dusun Sukarahayu, RT. 6 dan RT. 7 belum tersentuh program pengaspalan jalan.

Kondisi tersebut diungkapkan Suryana Aritriana, salah seorang warga Dusun Sukarahayu. Dia mengatakan, hingga saat ini jalan perbatasan tak kunjung diaspal, padahal akses itu merupakan jalan muka dari Desa Waringinsari.

“Sedangkan jalan pelosok di desa hampir semuanya sudah beraspal atau dibuatkan jalan kip,” kata Suryana, Kamis (4/12).

Hal serupa juga diungkapkan Soleh Ade, warga Dusun Sukarahayu lainnya, bahwa dulu pihak pemerintah desa menyebutkan, jalan tersebut akan diaspal oleh Pemkot Banjar melalui Dinas PU.

“Bertahun-tahun warga menunggu adanya pengaspalan jalan, tapi harapan kami tak kunjung terwujud. Jadi kalau belum jelas jangan dulu disampaikan ke warga,” ungkap Ade.

Sementara itu, menurut Liwon Saryo, mantan Kepala Desa Waringinsari, mengatakan, dari mulai tahun 2010 jalan perbatasan yang ada di wilayah Dusun Sukarahayu sudah dimasukan dalam usulan Musrenbang. Bahkan, pihak Pemkot Banjar pun akan merealisasikannya pada tahun 2011 lalu.

“Namun, salah satu warga tidak mengijinkan pagar halamannya tergusur oleh pengaspalan jalan. Sementara lebar jalan yang akan diaspal itu harus empat meter. Dengan demikian maka belum bisa direalisasikan pada tahun itu,” jelasnya.

Menurut Liwon, sebelum tahun 2010 jalan perbatasan sudah diaspal dari hasil swadaya masyarakat. Tetapi memang sekarang kondisinya sudah rusak, sehingga perlu dilakukan pengerasan kembali.

Sedangkan Kadus Sukarahayu, Agus Wartono, mengharapkan kepada pemerintah Desa Waringinsari supaya mendesak Pemkot Banjar agar pengaspalan bisa direalisasikan di tahun anggaran 2014. Karena saat ini lebar jalan sudah bertambah setelah dilakukannya pembangunan kirmir selokan di pinggir jalan tersebut.

Menanggapi adanya keluhan dan harapan dari warga Dusun Sukarahayu seperti itu, Kepala Desa Waringinsari, Misbahudin, menyebutkan, berdasarkan keterangan dari pihak Dinas PU Kota Banjar, bahwa untuk pengaspalan jalan perbatasan yang ada di wilayah Sukarahayu akan dilaksanakan tahun 2014.

“Mudah-mudahan bisa direalisasikan pada waktunya nanti. Kita berdoa saja karena kita semua sudah mengusahakan,” kata Misbahudin. (Nanks/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles