Kata Pak Camat: 12 Desa di Padaherang Dukung Pabrik Semen

Kata Pak Camat: 12 Desa di Padaherang Dukung Pabrik Semen

Foto: Ilustrasi Pabrik Semen/Istimewa Net

Padaherang, (harapanrakyat.com),-

Camat Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Irwansyah, menegaskan, warga yang menolak terhadap rencana eksplorasi dan ekploitasi bahan baku semen dan pendirian Pabrik Semen hanya terdapat di 2 desa. Sementara sisanya, yakni warga di 12 desa, sudah menyatakan setuju terhadap rencana tersebut.

“Buktinya, pada pertemuan sosialisasi tadi yang menghadirkan pihak investor, perwakilan warga dari 12 desa, mulai dari kepala desa, BPD dan LPM seluruhnya hadir dan merespon baik terhadap rencana pabrik semen tersebut,“ katanya, kepada awak media, usai menggelar sosialisasi, di Kantor Kecamatan Padaherang, Kamis (12/12).

Menurut Irwansnyah, tidak hadirnya perwakilan warga dari 2 desa dalam pertemuan tersebut sama dengan tidak menghargai dirinya sebagai camat. “Undangan pertemuan ini kan untuk seluruh desa di Padaherang. Tapi masih ada 2 desa yang tidak hadir. Jelas saya kecewa. Ini tidak menghargai saya sebagai camat, “ tegasnya.

Irwansyah menambahkan, digelarnya sosialisasi tersebut dimasudkan agar masyarakat paham terhadap rencana pendirian pabrik semen. “Tadi anda bisa lihat, 12 desa sangat merespons baik, hanya dua desa saja, yakni Desa Karangmulya dan Desa Kedungwuluh yang belum memberikan respon,” katanya.

Irwansyah menegaskan, meski ada penolakan dari warga 2 desa, agenda eksplorasi tetap akan dilaksanakan, karena pihak investor sudah mengantongi izin dari BPPT Ciamis yang masa berlakunya sampai tahun 2015.

”Karena ada izin itulah kita memfasilitasi pihak investor. Hanya, kita berharap proses eksplorasi ini bisa berjalan kondusif dan tidak ada timbul gejolak di masyarakat,“ ungkapnya.

Menurut Irwansyah, potensi tembang yang ada di Padaherang, yakni batu kapur, tanah liat, pasir kuarsa dan pasir besi.“Potensi ini tersebar di seluruh wilayah di Kecamatan Padaherang, “ katanya. (Mad/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles