Kerjasama 3 Daerah, Pangandaran Tawarkan Konsep Paket Wisata Terintegritas

06/12/2013 1 Comment
Kerjasama 3 Daerah, Pangandaran Tawarkan Konsep Paket Wisata Terintegritas

Logo Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Penjabat Bupati Pangandaran, Dr. Drs. Endjang Naffandi, M.Si, menyambut gagasan kerjasama pembangunan antara Pemkab Ciamis, Pemkot Banjar dan Pemkab Pangandaran. Malah, Pemkab Pangandaran dalam pemaparan yang disampaikan Pj. Bupati, pada acara saresehan “Menggagas Kerjasama Pembangunan Ciamis, Banjar dan Pangandaran“,  yang digelar di Aula Laut Biru Pangandran, Selasa (3/12), menawarkan beberapa konsep kerjasama yang perlu dibangun.

Endjang mengatakan, tiga daerah ini memiliki peluang untuk membangun sebuah pola kerjasama yang saling menguntungkan. Disamping didukung oleh faktor historis, juga dilihat dari potensi yang dimiliki masing-masing daerah, membuka peluang untuk dibangun sebuah kerjasama.

Endjang mengajak Pemkab Ciamis dan Pemkot Banjar untuk melakukan kerjasama dalam bidang parawisata, dimana dibuat sebuah paket kunjungan wisata yang terintegritas. ” Artinya, paket wisata ini menawarkan kepada wisatawan mengenai tempat- tempat wisata di 3 daerah ini. Apabila berwisata ke Pangandaran, otomatis akan mengunjungi tempat wisata di Ciamis dan Banjar,” terangnya.

Selain itu, lanjut Endjang, perlu juga digelar kegiatan yang melibatkan 3 pemerintahan ini, seperti mengadakan festival budaya dan pameran potensi daerah yang dikelola secara bersama-sama. ” Tak lupa juga kerjasama di bidang pendidikan dan infrastruktur, terutama di wilayah perbatasan di 3 daerah ini,” terangnya.

Asda I Pemkab Ciamis, Drs. Endang Sutrisna, mewakili Bupati Ciamis yang berhalangan hadir, mengatakan, Ciamis sebagai kabupaten induk dari Banjar dan Pangandaran tentunya sangat mendukung dengan digagasnya kerjasama ini.

“Seperti pola kerjasama di bidang parawisata dengan meluncurkan paket kunjungan wisata di 3 daerah ini, kita sangat respon sekali. Karena meski Ciamis sudah tidak memiliki objek wisata pantai, tetapi masih memiliki objek wisata budaya dan sejarah. Jika dibangun pola kerjasama ini, tentunya sangat menjual dan tidak mustahil lonjakan wisatawan akan meningkat di 3 daerah ini,” terangnya.

Disamping itu, lanjut Endang, perlu juga dipertegas dalam hal kerjasama di wilayah perbatasan, terutama dalam hal infrastruktur jalan yang menjadi akses penghubung antar wilayah di 3 daerah ini.

“Artinya, 3 daerah ini perlu merumuskan pembangunan infrastruktur jalan penghubung di perbatasan. Contohnya, apabila Pemkab Pangandaran membangun jalan perbatasan di Langkaplacar, Pemkab Ciamis pun harus sama membangun jalan serupa di perbatasan Cidolog yang menghubungkan ke daerah Langkaplancar,” terangnya.

Dengan terbangunnya infrastruktur di wilayah perbatasan, kata Endang, tentunya akan berdampak ke sektor lainnya, terutama akan membangitkan gairah perekonomian di masing-masing daerah.”Kalau dengan Banjar, kita sudah terbangun sebuah kerjasama, terutama di bidang kesehatan, dimana masyarakat Ciamis bisa menikmati layanan Jamkesmas di RSUD Banjar,” pungkasnya. (Bgj/Koran-HR)

About author

Related articles

1 Comment

  1. Dian Kuswanto December 06, at 17:59

    Alangkah naifnya jika Pjs. Bupati Pangandaran dalam hukum adat pun hanya bisa melihat Gajah nun jauh di Banjar, dan bahkan Ciamis sana, sedangkan Dinosaurus di Pegunungan Kendeng Kecamatan Padaherang, dan Kalipucang tidak kelihatan. Padahal beliau sudah melihat, dan berdiri di atasnya.Na'uudzubillah, jika nafsu akhirnya menjauhkan beliau dari mempelajari fiqh al-bi'ah (fiqh lingkungan), sehingga beliau akan lebih menikmati kehampaan lahir bathinnya dari pijakan hukum syara, dan hukum akal.Semoga beliau dapat menyempatkan diri untuk mempelajari tafsir Qur'an surat Al-Baqarah ayat 5-20. Aamiin Yaa Mujiibassaailiin

    Reply

Leave a Reply