Pesan Terakhir (Alm) Kadishub Ciamis,“Kadieu, Loba Piobroleun!”

11/12/2013 0 Comments
Pesan Terakhir (Alm) Kadishub Ciamis,“Kadieu, Loba Piobroleun!”

Almarhum Drs. H. Herdi Saleh, MM

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Suasana duka yang mendalam masih menyelimuti kediaman Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis, Drs. H. Herdi Saleh, MM, di Dusun Karangsari, RT 02/RT01, Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Selasa (10/12).

Bupati Ciamis, H. Engkon Komara dan Wabup Ciamis, H. Iing Syam Arifin, Kolega di birokrasi Ciamis, dan bawahan serta relasi, silih berdatangan mendatangi rumah duka dan keluarga duka. Mereka turut mengantarkan Herdi ke peristirahatan terakhir, di pemakaman keluarga, di Dusun Karangsari.

Seperti diketahui sebelumnya, dari khabar yang tersiar, Herdi Saleh meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalulintas, di Jalan Raya Limbangan, Malangbong, Kampung Sasakbeusi, Desa Sindangsuka, Kabupaten Garut, Senin (9/12) malam, sekira pukul 22.45 WIB.

Malam nahas itu, mendiang Herdi bersama istrinya Siti Wahyu, dan sopir bernama Agus, menggunakan Kijang Innova bernopol Z 121 T, dari arah Bandung. Kemudian, kijang yang dikendarai mereka bertabrakan dengan Bus Budiman bernopol Z 7674 HA, yang dikemudikan Ade Mustaram (50). Agus dan Siti Wahyu selamat dari kelakaan tersebut.

“Dua hari sebelum kepergiannya, secara berturut-turut almarhum (Herdi) kontak saya. Termasuk ketika akan pulang ke Ciamis dari Bandung,” ungkap Pipin Apilin, adik sepupu mendiang Herdi, saat dihubungi HR, melalui telepon selulernya, Selasa (10/12).

Pipin mengaku masih teringat pesan yang selalu diulang-ulang kakak sepupunya itu. “Almarhum ingin bertemu saya, dia selalu bilang kadieu loba piobroleun. Di ingin diskusi berbagai hal. Saya diminta ke Sindangkasih (rumah kedua Alm), posisi saya waktu itu di Sukamantri, tapi urung bertemu karena saya ada kesibukan. Saya pun selalu menjawab muhun Mang bade pami tos salse,” papar Pipin penuh kenangan.

Pipin yang mengaku sebagai saudara dekat sekaligus teman diskusi almarhum, mengenal sosok Herdi Saleh sebagai pekerja keras dan suka bergaul. Ia kerap berdiskusi dengan Herdi dimasa dalam berbagai hal, dari mulai dunia sosial, kepemudaan hingga pertanian. Apalagi sosok Herdi, dimata Pipin merupakan panutan sekaligus penopang keluarga.

“Almarhum dikenal dekat dengan pemuda dan hobi akan dunia pertanian. Terus terang saya banyak mendapat motivasi dalam mengembangkan kelompok pertanian di Sukamantri ini,” ungkap Pipin yang dikenal juga sebagai petani Cabai Merah sukses tersebut.

Seorang saudara dekat Herdi lainnya, Didi, Kepala Desa Cibeureum, yang juga Uwak dari Almarhum, mengaku kehilangan sekali sosok Herdi Saleh.

“Meski usianya lebih muda dari saya, namun mendiang saya akui sebagai sosok panutan. Dia banyak memunculkan gagasan-gagasan segar dalam pengembangan desa,” ungkap Didi.

Setelah, kepergian Herdi Saleh, kini saudara dekatnya tersebut hanya bisa mendoakan dan mengenang kebaikan Herdi Saleh selama hidup. “Semangat dan etos hidupnya akan selalu kami jadikan motivasi,” pungkas Didi.

Sebelum menjabat sebagai Kadishub Ciamis dengan Pangkat/Golongan, Pembina utama Muda IV/C, Herdi Saleh sempat menjabat sebagai Kepala Dinsosnakertrans Ciamis, dan Kabag Ekonomi Setda Ciamis. Herdi Saleh meninggalkan seorang Istri, bernama Siti Wahyu, dan 3 Orang Anak, yakni Yudi Satria (25), Dewi (19) dan Caca (10) .

Seperti kata pepatah gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang . Manusia mati meninggalkan amal kebaikannya. Selamat jalan Herdi! (DK/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!