APV Terjun Bebas di Emplak Pangandaran, Penumpang Selamat

29/01/2014 0 Comments
APV Terjun Bebas di Emplak Pangandaran, Penumpang Selamat

Mobil Suzuki APV berwarna kuning emas, jenis Delivery Van, dengan Nopol D 1021 JY,  terjun bebas ke jurang sedalam 8 meter, di Jl. Raya Kalipucang KM 13, Dusun Cibadak, Desa Emplak Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (29/1/2014). Foto: Madlani/HR

Kalipucang, (harapanrakyat.com),-

Kecelakaan tunggal menimpa Mobil Suzuki APV berwarna kuning emas, jenis Delivery Van, dengan Nopol D 1021 JY, di Jl. Raya Kalipucang KM 13, Dusun Cibadak, Desa Emplak Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (29/1/2014), sekitar pukul 12 siang.

Dalam kecelakaan itu, tidak ada satupun penumpang mengalami luka parah, kecuali bekas benturan. Padahal mobil tersebut terjun bebas ke jurang sedalam 8 meter. Mobil yang membawa empat pasangan orang dewasa dan 4 orang anak-anak itupun selamat dari maut.

Dani Junaedi (36), sopir asal Pasirkaliki Bandung, menuturkan kronologis kejadian. Menurut dia, saat berada di tikungan KM 13, dia melihat ada keanehan, sebuah pohon tiba-tiba menghadang, seketika mobil bergerak tanpa sadar sudah di jurang. Dia juga heran, dua balita yang dibawanyapun tidak mengalami luka.

“Sebelum terjadi kecelakaan, saya melihat ada pohon menghadang, dan saat sadar mobil sudah terperosok ke jurang. Anak-anak sudah mendapat pertolongan dari warga,” tutur Dani.

Agus (43), warga setempat, mengatakan, saat itu dirinya sedang mengambil kayu bakar di wilayah. Dia melihat mobil yang dikendarai Dani dalam keadaan lamban.

“Tapi pada waktu itu hujan deras. Saya juga melihat, mobil oleng dan langsung terjun ke jurang,” tutur Agus.

Agus mengaku dia mencoba menghubung Polsek Kalipucang namun tidak diangkat. Diapun bergegas pergi ke Polsek dan meminta bala bantuan. Setelah mendapat laporan, petugas langsung meluncur ke lokasi.

Kapolsek Kalipucang, AKP. Badri, menjelaskan, pihaknya sudah berulangkali meminta agar kawasan itu dipasangi rambu. “Saya sudah sering menyampaikan soal ini kepada pemerintah daerah. Tapi belum ada realisasinya,” pungkasnya. (Mad/R4/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!