Di Banjar, Toko Klontongan Disatroni Maling

Di Banjar, Toko Klontongan Disatroni Maling

Yuyun Agustina (40), pemilik toko klontongan di Jalan Batulawang, Lingkung Tanjungsukur, RT. 03/15, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, menunjukan laci tempat menyimpan uang yang hilang digasak maling. Photo : Hermanto/HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kawanan pencuri berhasil menggasak uang jutaan rupiah dari Toko Widia, sebuah toko klontongan milik Yuyun Agustina (40), di Jalan Batulawang, Lingkung Tanjungsukur, RT. 03/15, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

Menurut keterangan dari salah satu karyawan di toko tersebut, Mamah (48), bahwa pencurian diperkirakan terjadi Senin malam, (13/01), dan baru diketahui Selasa pagi, (14/01), sekitar jam 06.00 WIB.

“Kejadiannya diperkirakan malam Selasa, karena pada Selasa pagi saat mau buka toko, keadaan di dalam sudah berantakan, dan ketika dicek uang di laci hilang serta sejumlah barang dagangan berupa rokok dan mie intstan juga hilang,” tutur Mamah, kepada HR, Selasa (14/01).

Mengetahui toko miliknya telah dibobol maling, Yuyun Agustina langsung melapor ke Polsek Pataruman. Atas kejadian tersebut, Yuyun mengalami kerugian sekitar Rp.30 juta rupiah.

Di tempat terpisah, Kapolsek Pataruman, AKP. Usep Supian, membenarkan bahwa telah terjadi pencurian di sebuah toko klontongan yang beralamat di Tanjungsukur. Dia bersama jajarannya langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan.

Komplotan pencuri masuk kedalam toko melalui atap plafon, dan berhasil mengambil uang tunai 10 juta rupiah yang ada di laci kasir. Selain itu, pencuri yang diduga lebih dari satu orang juga berhasil mengambil empat bal rokok dan empat dus mie instan.

“Sementara ini kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari saksi-saksi untuk mendalami kasusnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelakunya bisa kita tangkap,” kata Usep. (Hermanto/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles