Jembatan Cijolang II Banjar Diambang Mangkrak

11/01/2014 0 Comments
Jembatan Cijolang II Banjar Diambang Mangkrak

Jembatan Cijolang II yang akan menghubungkan Kota Banjar, Prov. Jawa Barat dengan Kabupaten Cilacap, Prov. Jawa Tengah, hingga saat ini pembangunannya belum dilanjutkan. Tampak tiang panjang baru terpasang di bagian wilayah Jawa Barat saja. Foto diambil Sabtu (04/01). Foto: Eva Latifah/HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Masyarakat berharap, pengerjaan pembangunan Jembatan Cijolang II yang akan menghubungkan antara Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat dengan Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, dapat segera dirampungkan.

Pasalnya, jembatan yang lokasinya berada di Kel/Kec. Purwaharja, Kota Banjar, dan Desa Panulisan Barat, Kec. Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, bisa mempersingkat waktu dan jarak tempuh antara kedua wilayah tersebut hingga delapan kilometer.

Sedangkan secara umum, keberadaan Jembatan Cijolang dapat menjadi jalur alternatif antara kedua provinsi tersebut. Misalnya mulai dari Purwaharja (Banjar) – Panulisan (Cilacap) – Rancah (Ciamis) terus menuju ke Kabupaten Kuningan.

Menurut Karsim, warga RT.39/18, Dusun Siluman Baru, Kel/Kec. Purwaharja, Kota Banjar, mengatakan, selain mempersingkat waktu tempuh, keberadaan Jembatan Cijolang II juga diharapkan akan berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya bagi warga sekitar.

“Dengan adanya jalur alternative kampung ini akan banyak dilalui kendaraan dari luar daerah, seperti halnya jembatan penghubung yang ada di Langensari. Mudah-mudahan saja meningkatnya keramaian berdampak pada perekonomian warga. Untuk itu, sejak awal warga sekitar tidak mempersulit saat pemerintah melakukan pembebasan lahan,” kata Karsim, saat dijumpai HR, Sabtu (04/01).

Pendapat serupa dikatakan Ujang Paryaman dan Eti, warga lainnya. Bahkan menurut Eti, warga sudah tidak sabar menantikan dirampungkannya pembangunan Jembatan Cijolang II. Sebab, hingga saat ini baru beberapa tiang pancang saja.

“Masyarakat sudah menanti jembatan dapat digunakan. Saya yakin, kalau sudah jadi perekonomian disini menggeliat, seperti halnya di Langensari. Namun, sampai sekarang belum ada tanda-tanda dilakukan pengerjaannya lagi,” ujar Eti.

Di lain tempat, harapan serupa juga diungkapkan masyarakat Desa Panulisan Barat, Kec. Dayeuhluhur, Kab. Cilacap. Mereka mengaku, dengan dibangunnya Jembatan Cijolang II sudah dipastikan roda perekonomian di daerahnya akan mengalami peningkatan.

Seperti dikatakan Parman Sutaryo, salah seorang warga yang tinggal di sekitar jalan menuju jembatan. Menurutnya, selama ini masyarakat Desa Panulisan Barat yang akan melakukan aktifitas ke Kota Banjar harus memutar jalan melewati Warung Batok.

“Kalau jembatan ini sudah selesai dibangun daerah sini akan ramai dilalui kendaraan. Sebab, para pedagang rata-rata membeli kebutuhan dagangannya dari Pasar Banjar, sebab di Pasar Wanareja tidak sekomplit di Pasar Banjar.,” tutur Parman.

Sedangkan menurut Hj. Fatimah, warga lainnya yang memiliki usaha warungan, mengaku, kalau belanja ke Pasar Cilacap jaraknya terlalu jauh. Sehingga, Jembatan Cijolang II akan menjadi jalur alternatif menuju Kota Banjar, sebab lebih dekat jarak tempuhnya.

“Tapi sampai sekarang yang terlihat baru tiang pancang yang terpasang di bagian wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, sementara di bagian Jawa Tengahnya belum terlihat. Dulu memang sempat terlihat tiang pancang di bagian sini, tapi sekarang hilang lagi, mungkin terbawa arus air. Saya berharap jembatan ini bisa segera dibangun,” ungkap Fatimah.

Pemkot Banjar Masih Tunggu Keputusan Pemprov. Jabar

Ditemui di tempat terpisah, Sekretaris Dinas PU Kota Banjar, H. Agus Nugraha, S.Sos., M.Si., Selasa (07/01), mengatakan, terkait dengan pembangunan Jembatan Cijolang II, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan dari provinsi, apakah pembangunannya dilanjutkan atau tidak.

Sebab, untuk menyelesaikan tahap pembangunan lanjutan, Pemkot Banjar sebagai pelaksana teknis masih menunggu anggaran dari Pemprov. Jabar. Sementara pembangunan jalan beton sebagai akses menuju jembatan sudah selesai dikerjakan. Anggaran proyek pembangunan sebesar Rp.20 miliar dipikul bersama antara Pemprov. Jabar dengan Pemrov. Jateng.

“Sebetulnya Pempov. Jabar sudah siap, tinggal kesiapan dari Pemprov. Jateng, mungkin ada kendala lain dari anggaran atau apa, kami juga tidak tahu. Yang jelas untuk penyelesaian masalah ini perlu duduk bersama antara Pemprov. Jabar dengan Pemprov. Jateng,” kata Agus.

Dia juga menambahkan, bila dilihat dari segi kemanfaatan dengan dibangunnya Jembatan Cijolang II, hal itu jelas akan berdampak terhadap geliat perekonomian masyarakat di kedua wilayah tersebut. (Eva/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!