Lapak PKL di Olvado Banjar Terlihat Kumuh & Ganggu Pejalan Kaki

12/01/2014 1 Comment
Lapak PKL di Olvado Banjar Terlihat Kumuh & Ganggu Pejalan Kaki

Lapak PKL di Jl. Kapten Jamhur, tepatnya di daerah Olvado Kota Banjar, tampak kosong karena hanya digunakan pemiliknya pada malam hari. Namun, keberadaan lapak tersebut dikeluhkan sejumlah warga lantaran dianggap kumuh dan membuat sareukseuk pemandangan. Foto: Eva Latifah/HR   

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menempati trotoar di Jl. Kapten Jamhur, tepatnya di daerah Olvado atau depan Klinik Bunda, Kota Banjar, terlihat kumuh sehingga pemandangan di sekitarnya menjadi sareukseuk. Sejumlah warga berharap pihak instansi terkait dapat menertibkan lapak tersebut.

Kutil (36), salah seorang warga sekitar yang juga berjualan di sekitar klinik, mengatakan, lapak PKL yang terlihat kumuh itu hanya digunakan pemiliknya pada malam hari saja, sedangkan kalau siang kosong.

“Kalau pedagang-pedagang lainnya yang jualan di sekitar sini tidak membuat lapak di atas trotoar, tetapi menggunakan roda, jadi bisa dibongkar pasang. Kalau lapak yang itu kan tidak bisa, dan kelihatannya kumuh, sangat mengganggu pemandangan. Menurut saya harus ditertibkan oleh pemerintah terkait, karena kelihatannya sareukseuk,” ujar Kutil, kepada HR, Senin (06/01).

Hal senada dikatakan Maman (56), seorang penarik becak yang biasa mangkal di sekitar klinik. Dia mengatakan, selain terlihat kumuh, lapak tersebut juga dianggap menghalangi para pejalan kaki.

“Trotoar itu kan untuk para pejalan kaki. Bila lapaknya tidak bisa dibongkar pasang, tentu saja para pejalan kaki merasa terganggu, baik melewatinya saat malam maupun siang hari. Dengan demikian intsansi terkait perlu menertibkannya agar tidak menganggu pemandangan dan mengganggu para pejalan kaki,” harap Maman. (Eva/Koran-HR)

About author

Related articles

1 Comment

  1. Aae January 13, at 21:00

    Kutil sama tukang becak jg sama sareksekna, hrs ditertibkan juga,jgn suka usil sama orang lain, kalau merasa diri belum benar, pasti si kutil sm tukang becak d suruh seseorang utk komen ini.

    Reply

Leave a Reply