Orgil Mulai Resahkan Warga Pangandaran

29/01/2014 0 Comments
Orgil Mulai Resahkan Warga Pangandaran

Orgil saat berkeliaran di halaman sebuah counter di Pangandaran. Photo : Madlani/ HR

Parigi, (harapanrakyat.com),-

Kenyamanan warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terganggu. Pasalnya, banyak orang gila (Orgil) mulai berkeliaran bebas di sejumlah pusat keramaian. Warga yang akan beraktifitas pun menjadi resah.

Ariya (32), warga Desa Karangbenda Parigi, mengaku, seringkali ketakutan, apalagi kalau orgil tersebut sampai melakukan tindakan kekerasan dan bertindak anarkis. “Saya sudah dua kali mengalami kejadian tragis. Pertama dikejar orgil saat menjemur pakaian, bahkan dilempari batu. Kedua, sepulang dari pasar belanjaan dijambret orgil,” ungkapnya, Senin (27/1/2014).

Wawan (39), warga Desa Parigi, pemilik konter pulsa, mengalami hal yang serupa dengan Ariya. Menurut dia, tokuy yang dia pakai untuk menjajakan handphone dan voucher, dibanting oleh orgil.

“Banyak sekali orgil berkeliaran di Parigi,” katanya, Senin (27/1/2014).

Ditemui terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pangandaran, Undang Sobharudin, mengatakan, gejala maraknya orgil berkeliaran di Pangandaran merupakan hal yang sulit dihadapi.

Pertama karena Pangandaran merupakan kawasan perbatasan dengan daerah lain. Kedua Pangandaran belum mempunyai tempat untuk rehabilitasi atau tempat penampungan orgil. “Kita akan bahas soal ini dengan beberapa pihak. Diantaranya Kapolsek dan Danramil, untuk meminimalisir jumlah orgil,” ujarnya.

Menurut Undang, pihaknya akan mengintruksikan kepada Kabid Ketentraman, Ketertiban dan Perlindungan Umum, untuk turun tangan mengerahkan personil Pol PP, menjaring orgil yang berkeliaran di jalanan. (Mad/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!