Polisi Gelar Razia Kendaraan, Masyarakat Padaherang Ngeluh

Polisi Gelar Razia Kendaraan, Masyarakat Padaherang Ngeluh

Satlantas Polsek Banjarsari saat menggelar operasi lalu lintas di daerah Sambong Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, tepatnya di depan SMK Pasundan Padaherang, Selasa (21/01/2014). Foto: Madlani/HR

Padaherang, (harapanrakyat.com),-

Setelah Jalan Raya Padaherang- Pangandaran sudah selesai diperbaiki, Satlantas Polsek Banjarsari langsung menggelar operasi lalu lintas dengan melakukan razia kendaraan bermotor di daerah Sambong Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, tepatnya di depan SMK Pasundan Padaherang, Selasa (21/01/2014). Namun, operasi yang dilakukan polisi itu tampaknya banyak dikeluhkan oleh masyarakat setempat.

Kanit Lantas Polsek Banjarsari, Iptu Agus Mulyadi, mengatakan, operasi ini digelar bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam operasi ini, pihaknya memeriksa kelengkapan surat kendaraan dan menertibkan sepeda motor yang berknalpot bising.

“Disamping itu, razia ini juga dilakukan untuk melakukan pemantauan terhadap kendaraan mobil box yang mengangkut barang. Anggota kami diperintahkan untuk mengecek barang bawaan di dalam mobil box yang melintas ke jalan ini. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pengangkutan barang selundupan, seperti miras atau barang terlarang lainnya ke arah Pangandaran,” ujarnya.

Menurut Agus, dalam operasi ini, pihaknya banyak menemukan kendaraan yang hanya memiliki STNK, tetapi tidak mempunyai BPKB. “ Bagi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, kita langsung tindak tegas,” ujarnya.

Sementara itu, Edi Kusnadi (43,) seorang pengguna jalan asal Desa Pasirgeulis, Kecamatan Padaherang, mengatakan, dirinya baru pertama kali melihat pihak kepolisian menggelar operasi lalu lintas di daerah tersebut. Dia menduga Satlantas Banjarsari menggelar operasi tersebut menyusul kondisi jalan yang baru saja selesai diperbaiki.

“Operasi ini maksudnya memang bagus, tapi alangkah baiknya sosialisasi dulu kepada masyarakat. Jangan langsung saja melakukan penertiban begitu saja. Akibatnya, banyak masyarakat kaget karena tidak mempersiapkan diri dengan membawa surat kelengkapan kendaraan. Karena biasanya di jalur ini tidak pernah ada operasi kendaraan bermotor,“ keluhnya. (Mad/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles