Sebuah Rumah di Pangandaran Ambruk Tergerus Longsor

30/01/2014 0 Comments
Sebuah Rumah di Pangandaran Ambruk Tergerus Longsor

Kondisi rumah Nunung Suryati (35), warga Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, setelah ambruk tergerus longsoran tanah, Kamis (30/01/2014). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Rumah milik Nunung Suryati (35), warga Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, ambruk pada bagian belakang rumahnya akibat longsor yang menggerus sebuah perbukitan di daerah tersebut, Kamis (30/01/2014), sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.

Rumah Nunung yang berdiri di atas perbukitan tersebut, harus ikut tergerus longsoran tanah hingga mengakibatkan 2 ruang kamar serta dapur ambruk bersama bongkahan tanah. Bencana longsor itu terjadi setelah daerah tersebut diguyur hujan lebat dalam sepekan ini.

Menurut Nunung, korban, saat itu dirinya tengah terlelap tidur di ruangan depan rumah. Tiba-tiba dia terbangunkan oleh suara gaduh dari belakang rumahnya. Tak selang berapa lama, rumahnya tiba-tiba bergetar dan kemudian suara gaduh tersebut malah semakin kencang hingga merobohkan ruangan belakang rumahnya.

Melihat kondisi tersebut, Nunung pun langsung reflek dan berlari ke luar rumah sembari menggendong anaknya. “Saya kaget sekali ketika melihat bangunan belakang bergoyang dan kemudian ambruk. Tanpa berpikir lagi, saat itu juga saya langsung lari ke luar rumah,” ujarnya, kepada HR, Kamis (30/01/2014) siang.

Dari pantauan HR di lokasi, akibat bencana longsor ini membuat dua ruang kamar dan ruangan dapur beserta perabot rumah tangga ikut amblas ke jurang sedalam 7 meter. Rumah korban kini tinggal menyisakan bangunan depan yang tidak ikut ambruk bersama longsoran tanah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, korban mengalami kerugian sekitar Rp. 75 juta. (Ntang/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply