Seorang Wisatawan Perkosa Pegawai Hotel di Pangandaran

20/01/2014 2 Comments
Seorang Wisatawan Perkosa Pegawai Hotel di Pangandaran

Rid (27), warga Tarogong Kabupaten Garut, pelaku percobaan pemerkosaan terhadap pegawai Hotel SUN IN Pangandaran, saat mendekam di sel tahanan Mapolsek Pangandaran, Minggu (19/01/2013). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Seorang wisatawan berinsial Rid (27), warga Tarogong Kabupaten Garut, nekad melakukan aksi percobaan pemerkosaan terhadap seorang pegawai (perempuan) Hotel Sun In Pangandaran berinisial Nur (20), warga Dusun Karanggedang RT 02/ RW 06, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Minggu (19/01/2014). Beruntung aksi bejad pelaku masih bisa digagalkan, setelah korban berhasil melepaskan diri dan berteriak hingga bisa ditolong oleh Satpam hotel.

Dari informasi yang dihimpun HR, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, dini hari. Saat itu korban tengah terlelap tidur di ruangan skyping Hotel Sun In Pangandaran. Pelaku yang mengetahui ada seorang wanita tertidur, tanpa permisi langsung masuk ke ruangan tersebut. Entah tergiur oleh kemolekan tubuh korban, pelaku tanpa berpikir panjang langsung mengerayangi bagian tubuh korban.

Saat ‘gerayangan’ tangan pelaku semakin nakal, hingga hampir menyentuh organ sensitif, korban pun langsung terbangun. Korban terkejut dan langsung berteriak melakukan perlawanan. Namun, pelaku langsung membekap mulut korban.

Meski dibekap, korban terus melakukan perlawanan dan akhirnya bisa melepaskan diri. Korban pun berteriak dan lari menuju ke luar hotel hingga kemudian bisa diselamatkan oleh Satpam Hotel. Pelaku pun akhirnya berhasil dibekuk dan langsung diserahkan ke Polsek Pangandaran.

Menurut korban, Nur, saat itu dirinya tengah tugas malam dan tidur di ruang skyping. Saat tertidur pulas, dirinya terbangun dan dikejutkan oleh rabaan tangan yang menggeranyangi bagian tubuhnya.

“Tangan pelaku meraba-raba bagian bokong hingga ke bawah dan terasa menyentuh bagian dalam pakaian. Ketika terbangun saya langsung berontak dan berteriak,” ujarnya, kepada HR, Minggu (19/01/2014).

Nur menambahkan, meski mulutnya sempat dibekap dan diancam oleh pelaku, tetapi dirinya terus berontak dan melakukan perlawanan. Menurutnya, ketika berhasil melepaskan diri, dirinya terus berteriak sekuat tenaga agar suaranya terdengar oleh petugas hotel lainnya.

“Alhamdulilah, ketika saya berhasil melepaskan diri dan terus berteriak, kemudian Pak Satpam datang menolong. Dengan bantuan Allah SWT, Alhamdulilah saya bisa selamat,“ lirihnya sembari menangis.

Rid, wisatawan yang tengah menginap di hotel Sun In dan tengah menghabiskan liburan akhir pekan di pantai Pangandaran ini, kini harus berurusan dengan pihak kepolisian. Dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. Pelaku pun kini sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Pangandaran.

Panit  Polsek Pangandaran, Aipda Endang Hidayat, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, pihaknya sudah melakukan olah TKP di tempat kejadian.  “Pelaku terancam dijerat pasal 53 KUHP junto pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” terangnya. (Ntang/R2/HR-Online)

About author

Related articles

2 Comments

  1. Darsun January 22, at 10:01

    Yang bener ruangan HOUSEKEEPING bukan SKYPING, terus pelaku bukan TAMU HOTEL SUN IN PANGANDARAN, dia tamu luar,

    Reply
  2. gus dur January 31, at 19:52

    Kalo udah gak tahan gitu lha mending cari PSK lha..drpd merkosa haha...

    Reply

Leave a Reply