Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Majingklak Pangandaran

27/01/2014 0 Comments
Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Majingklak Pangandaran

Foto: Ilustrasi/Istimewa Net

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Warga Dusun Majingklak, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Minggu (26/01/2014), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas mengambang di aliran Sungai Citanduy.

Setelah beredarnya kabar tersebut, warga setempat pun langsung beamai-ramai melihat keberadaan mayat itu. Namun, tidak ada satupun warga yang mengenali identitas mayat tersebut.

Dari pantauan HR di RSUD Ciamis, ciri-ciri mayat tak dikenal ini diperkirakan berumur 55 tahun, dengan memakai baju kemeja strip biru, merah dan putih. Tinggi badan diperkirakan 60 kilogram dan memakai celana training biru bergaris putih.

Ketua Tim SAR Majingklak Pangandaran, Suparman, menerangkan, saat itu pihaknya tengah melakukan patroli rutin di sekitar tempat kejadian. Tanpa disengaja, dari kejauhan terlihat benda yang mencurigakan, seperti sebuah boneka yang mengambang di pusaran aliran Sungai Citanduy, tepatnya di dekat bendungan.

“Setelah kami dekati, ternyata benda yang mengapung dipermukaan sungai itu sesosok mayat manusia,” terangnya, kepada HR, saat ditemui di RSUD Ciamis, Minggu (27/01/2014).

Setelah yakin bahwa benda yang mengambang mirip boneka itu adalah mayat manusia, sambung Suparman, tim SAR yang dibantu warga setempat langsung membawa mayat tersebut ke darat. Setelah itu pihaknya langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Kalipucang.

“Untuk menjaga agar mayat tidak hanyut lagi, maka kita berinisiatif dengan dibantu warga setempat langsung mengangkat mayat tersebut ke daratan,” ujarnya. Menurut Suparman, dari pakaian mayat itu tidak ditemukan kartu identitas. Dan warga setempat pun tidak ada yang mengenali sosok mayat tersebut.

Sementara itu, mayat tanpa identitas ini, kini berada di kamar Intalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut dokter jaga RSUD Ciamis, Rastam, penyebab tewasnya mayat tanpa identitas itu belum diketahui. Hanya saja, dari pemeriksaan sementara ditemukan luka benturan di kepala serta lidahnya menjulur.

“Diperkirakan mayat ini mengambang di sungai sekitar seminggu lalu. Sedangkan luka yang terdapat di tubuh mayat belum ditemukan ciri-ciri penganiayaan. Adapun luka di kepala merupakan kebiasaan dari mayat yang hanyut. Karena saat terombang-ambing terbawa arus sungai, mayat tersebut membentur benda-benda yang berada di aliran sungai, “ ungkapnya. (Her/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply