Soal Pabrik Semen, Mahasiswa Pangandaran Mengadu ke Gubernur

Soal Pabrik Semen, Mahasiswa Pangandaran Mengadu ke Gubernur

Ketua Kamapadan, Imdad Ibnu Ghafur

Padaherang, (harapanrakyat.com),-

Keluarga Besar Mahasiswa Pangandaran (Kamapadan), belum lama ini, mengadu ke Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan. Mereka mengadukan terkait rencana pendirian pabrik semen di Padaherang, Kabupaten Pangandaran, yang kini menjadi polemik di masyarakat setempat.

Kamapadan pun meminta Gubernur untuk memerintahkan Penjabat Bupati Pangandaran agar segera membatalkan surat keputusan BPPT Ciamis tentang ijin eksplorasi dan izin pendirian lokasi pabrik semen.

Ketua Kamapadan, Imdad Ibnu Ghafur, menegaskan, pihaknya mengadukan hal itu ke Gubernur, karena Penjabat Bupati Pangandaran, Endjang Naffandi, terkesan membiarkan konflik horizontal terkait pro- kontra pendirian pabrik semen yang terjadi di Padaherang. “Pj Bupati sangat apatis dalam menyikapi polemik ini. Karenanya, kami mengadukan hal ini ke Gubernur,” tandasnya, kepada HR, pekan lalu.

Menurut Imdad, hasi pertemuan tersebut, Gubernur Jabar berjanji akan segera mengecek surat ijin eksplorasi yang dikeluarkan oleh BPPT Kab Ciamis. Gubernur juga berjanji akan menghubungi Pj. Bupati Pangandaran terkait polemik Rencana Pendirian Pabrik Semen di Padaherang dan bila perlu akan memanggilnya.

“Pak Gubernur juga menyayangkan citra kepariwisataan diciderai oleh rencana pendirian industrialisasi di Kabupaten Pariwisata Pangandaran.  Kami pun dianjurkan oleh Pak Gubernur untuk membuat draf pengaduan ke Pemprov Jabar terkait penolakan rencana pabrik semen tersebut, “ ujarnya.

Menurut Imdad, pihaknya akan terus mendesak ke berbagai pihak yang terkait untuk meninjau kembali surat keputusan terkait ijin eksplorasi dan ijin lokasi pendirian pabrik semen.

“Kami juga meminta kebjikan Pj Bupati Pangandaran harus berpihak kepada masyarakat. Apabila Pj Bupati mendengar aspirasi masyarakat, sebenarnya tinggal membatalkan izin yang dikeluarkan Pemkab Ciamis, karena urusan perijinan saat ini sudah dikelola langsung oleh Pemkab Pangandaran,” tegasnya. (Mad/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles