Antisipasi Caleg Depresi, RSU Banjar Siapkan Dokter Spesialis Jiwa

01/02/2014 0 Comments
Antisipasi Caleg Depresi, RSU Banjar Siapkan Dokter Spesialis Jiwa

Foto: Ilustrasi/Net Istimewa

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) bakal digelar 9 April 2014 mendatang. Meski waktu pelaksanaannya masih terhitung lama, namun pihak RSU Kota Banjar sudah menyiapkan dokter spesialis jiwa, maupun tenaga medis spesialis penyakit lainnya.

Kepala Bidang Pelayanan RSU Banjar, Rohendi, S.Kep., didampingi Kasubag. Humas, Muntiati, M.Kes., mengatakan, bahwa hal itu untuk mengantisipasi adanya Calon Legislatif (Caleg) yang mendadak depresi karena kalah dalam Pileg mendatang.

“Pasca pemilihan nanti, kita sebetulnya tidak menyiapakan ruangan khusus buat beliau-beliau, tetapi kami di sini siap untuk melayani. Baik itu pasien dari calon-calon yang kalah dengan sakit secara medis, atau misalkan sakit karena gangguan jiwa, itu sudah disiapkan dokter spesialis jiwa,” kata Rohendi, kepada HR, Selasa (28/01/2014).

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga telah menyiapkan dokter spesialis lainnya, salah satunya spesialis penyakit jantung. Karena, selain mengalami depresi, Caleg yang kalah bisa saja terserang penyakit jantung, atau jantungnya kumat bagi mereka yang memiliki catatan penyakit jantung.

Mengenai ruangan, kata dia, untuk pasien yang berpenyakit non ganguan jiwa akan disatukan dengan pasien-pasien lain, artinya tidak dibedakan antara pasien dari Caleg yang gagal dengan masyarakat biasa.

“Sedangkan bagi pasien yang mengalami gangguan jiwa berat, kita sudah ada enam ruangan khusus bagi pasein gangguan jiwa berat, dimana pasien tersebut sampai harus dikerangkeng,” terangnya.

Tapi, bagi pasien yang mengalami gangguan jiwa ringan tidak harus selalu dirawat inap, namun cukup dengan berobat jalan. Kalau pun harus dirawat inap, maka pasien yang mengalami gangguan jiwa ringan akan disatu ruangankan dengan pasien penyakit non gangguan jiwa.

Rohendi mengatakan, kalau pun nanti di RSU Banjar tidak bisa ditangani, maka pihaknya akan memberlakukan sistim rujukan. Sehingga, si pasien akan dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap. Baik itu pasien penyakit non gangguan jiwa maupun pasien gangguan jiwa yang tidak bisa ditangani di RSU Banjar.

“Walau pun secara keseluruhan kami sudah siap melayani, namun mudah-mudahan di Banjar ini tidak sampai terjadi ada calon pejabat yang mengalami depresi akibat kalah dalam Pileg nanti,” kata Rohendi. (Eva/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply