Di Banjar, Orang Stres Tewas Diduga Kelaparan

06/02/2014 0 Comments
Di Banjar, Orang Stres Tewas Diduga Kelaparan

Anggota kepolisan Polresta Banjar, saat melakukan indentifikasi terhadap mayat yang ditemukan di Lingkungan Katapang RT 04/RW 02 Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Rabu (05/02/2014). Foto: Hermanto/HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Warga Lingkungan Katapang RT 04/RW 02 Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di samping sebuah masjid. Mayat pertama kali ditemukan oleh Endang, seorang tukang rongsokan, Rabu (05/02/2014), sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat menemukan mayat, Endang tengah mencari barang-barang bekas di sekitar lokasi tersebut. Di pun dikejutkan ketika melihat orang tergeletak di bawa sebuah kereta jenazah. Dia pun langsung melaporkan temuan tersebut kepada ketua RT setempat.

“Pada saat itu saya sedang mencari rongsokan, tiba-tiba saya kaget melihat banyak lalat disamping masjid, setelah didekati ternyata ada mayat yang tergeletak di sana,” ujarnya, kepada HR, Rabu (05/02/2014).

Setelah mendapat laporan, Iwan (33) Ketua RT setempat, langsung mengecek kebenaran laporan tersebut. Setelah diselidiki, ternyata mayat tersebut adalah Ujang Supriatna alias Ocel, yaitu orang stres yang sering mondar mandir di lingkungan sekitar tersebut.

Iwan menjelaskan, korban adalah teman kecilnya dan pernah menjadi warga Katapang. Kemudian dia pindah ke daerah Panulisan. Diduga korban meninggal lantaran kelaparan lalu jatuh sakit, dan bukan meninggal karena dibunuh.

“Dulu dia warga Katapang, namun pindah ke daerah Panulisan Cilacap, mungkin dia meninggal karena kelaparan,” kata Iwan.

Kapolres Banjar AKBP, Asep Saepudin SIK, mengungkapkan, setelah mendapat laporan bahwa ada temuan mayat, pihaknya beserta anggota Reskrim langsung terjun ke lokasi kejadian.

“Hasil identifikasi,  dipastikan mayat tersebut bukan korban pembunuhan, karena tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan,” ujarnya, kepada HR, Rabu (05/02/2014).

Pihak kepolisian kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Usai dari rumah sakit, jenazah korban akan dimakamkan di tempat pemakaman umum di kelurahan setempat. (Hermanto/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!