Di Ciamis, Migrasi Peserta Jamkeskda ke BPJS Belum Terealisasi

06/02/2014 0 Comments
Di Ciamis, Migrasi Peserta Jamkeskda ke BPJS Belum Terealisasi

Photo : Ilustrasi/ Net

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Migrasi atau perpindahan kepesertaan Jamkesda ke BBPJS belum terealisasi. Padahal, di tahun 2014 ini, Pemkab Ciamis sudah menganggarkan dana sebesar Rp 6 milyar untuk program Jamkesda.

Dari pantauan HR di lapangan, banyak pasien dari kalangan kurang mampu terpaksa mendaftar sendiri ke BPJS. Mereka pun dengan terpaksa mengeluarkan uang pribadi. Padahal bila migrasi itu tuntas, iuran pasien kurang mampu ke BPJS ditanggung Pemerintah Daerah.

“Sampai saat ini, Data By Name By Addres (berdasar nama dan alamat) masih divalidasi,” ungkap Asda II Ciamis, Drs. H. Sukiman, usai melakukan sosialisasi Kepesertaan PKH dalam Program BPJS, Selasa (4/2/2014), di Aula BAPPEDA Ciamis.

Menurut Sukiman, pihaknya masih menunggu BPS, Dinsosnakertran, dan Dinkes Ciamis melakukan validasi data. “Belum ada tenggat waktu. Tapi yah secepatnya. Namun validitasnya bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ditemui terpisah, Koordinator Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Ciamis, Ucu Maulana, mengatakan, empat ribu orang dari peserta PKH akan migrasi kepesertaan menjadi peserta BPJS dengan kepesertaan PBI.

“Data tersebut diperoleh dari 19 Kecamatan, di luar Kawali, Lakbok, Panawangan, dan Purwadadi,” ujarnya.

Dalam sosialisasi itu, Pemkab Ciamis hingga kini masih menunggu validasi 12 ribu peserta Jamkesmas dari Ciamis yang belum divalidasi kepesertaannya oleh pemerintah pusat. Hadir dalam acara sosialisasi, Kepala Bappeda Ciamis, H. Kusdiana, Kepala Dinsosnakertrans, H. Wawan Arief dan Perwakilan Dinas Kesehatan Ciamis, dr.Yoyo. (DK/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!