Harga Sembako di Cijulang Pangandaran Merangkak Naik

Harga Sembako di Cijulang Pangandaran Merangkak Naik

Seorang pedagang di pasar Cijulang, saat menyiapkan sembako yang akan dijajakan. Photo : Entang/ HR

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran mengalami kenaikan. Pasalnya hal itu disebabkan lantaran wilayah pemasok sejumlah komoditi tengah dilanda musibah banjir. 

Yayu, pedagang beras di pasar Cijulang, Selasa (4/2/2014), mengaku, harga beras saat ini merangkak naik sebesar Rp 200 perkilogramnya. Menurut dia, pasokan beras ke Cijulang sedikit terhambat.

Selama ini, pasokan beras pasar Cijulang mayoritas didatangkan dari sebagian wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. Dia menduga, akibat bencana banjir, petani akhirnya menaikkan harga padi dan beras.

“Selain itu, distribusi pasokan beras juga tersendat, karena truk pengakut beras terhambat ketika melintasi wilayah yang terkena banjir,” ungkapnya.

Selain kenaikan harga beras, komoditi sayuran seperti kol, tomat, ketimun dan daun selada pun ikut merangkan naik. Kondisi itu juga diperparah oleh perubahan cuaca yang melanda sejumlah daerah, beberapa waktu belakangan ini.

Maman, pedagang sembako di Pasar Cijulang, mengatakan, kenaikan haga bahan pkok mayoritas disebabkan oleh bencana banjir dan cuaca buruk. Contohnya, kata dia, harga cabai rawit semula Rp 40 ribu, menjadi Rp 50 ribu perkilogram.

“Pedagang hanya bisa pasrah dengan kondisi ini,” pungkasnya. (ntang/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles