Idap Penyakit, Pria Tua di Banjar Ditemukan Tewas Dipinggir Kolam

21/02/2014 0 Comments
Idap Penyakit, Pria Tua di Banjar Ditemukan Tewas Dipinggir Kolam

Anggota Polsek Pataruman yang dibantu warga, saat dipulasara setelah ditemukan tewas di Lingkungan Tanjungsukur RT 03/RW 17 Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jum’at (21/02/2014). Foto: Hermanto/HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Diduga idap penyakit, seorang pria tua ditemukan tewas dipinggir kolam, Jum’at (21/02/2014) pagi. Pria tua yang tercatat sebagai warga Kampung Pojok RT 03/08 Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut ini, diketahui memiliki penyakit komplikasi.

Selama tinggal di Kota Banjar, korban ngontrak di Kostan milik Ratnaningsih (66) di Lingkungan Tanjungsukur RT 03/RW 17 Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman.

Korban pertama kali ditemukan Dede (56) tetangganya, saat itu ia akan membuang sampah dibelakang rumahnya. Namun, dia kaget ketika berjalan tiba-tiba menemukan sesosok mayat tergeletak dipinggir kolam.

Kemudian dia melaporkan kejadian ini kepada warga, mengetahui hal itu, warga pun berdatangan ke lokasi, setelah dicek ternyata mayat tersebut adalah Timin (86). “Saat itu saya akan buang sampah, tapi ketika berjalan tiba-tiba saya kaget melihat ada mayat tergeletak dipinggir kolam,” ujarnya, kepada HR, Jum’at (21/02/2014)

Urip (52) warga setempat mengatakan, sebelum meninggal dia sering berjalan bolak-balik disekitar kostan ini. “Dia orangnya baik, makanya saya kaget ketika mendengar dia meninggal. Padahal, kemarin saya masih sempat bercanda dengannya,” kata Urip.

Lalu, warga pun melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian guna dibawa ke Rumah sakit untuk divisum.

Tak lama kemudian pihak kepolisian dari Polsek Pataruman tiba dilokasi beserta tim identifikasi polres Banjar dan seorang dokter dari puskesmas Pataruman.  Hasil pemeriksaan dokter, ternyata korban murni tewas lantaran penyakit komplikasinya dan bukan karena bunuh diri atau pun dibunuh.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya, dan bukan indikasi karena dibunuh atau binuh diri, karena tidak ditemukan tindak kekerasan pada tubuhnya,” jelas Hendrik seorang dokter dari puskesmas Pataruman.

Selanjutnya kasus ini ditangani langsung oleh pihak Polsek Pataruman. (Hermanto/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!