Jum’at Nyunda, Penjual Iket & Pangsi di Ciamis Mendulang Untung

21/02/2014 0 Comments
Jum’at Nyunda, Penjual Iket & Pangsi di Ciamis Mendulang Untung

Bani (37), penjual iket sunda dan baju pangsi di Jalan Iwa Koesoemah Soemantri, sedang menjajakan barang dagangannya. Photo: Dian Sholeh Wardiana/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Program Jum`at Nyunda yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, membawa dampak positif bagi penjual pakaian dan aksesoris kesundaan. Apalagi setelah Bupati Ciamis, Engkon Komara, menghimbau agar memakai iket dan baju pangsi setiap Hari Jum`at. Omzet pedagang pakaian dan aksesori sunda pun melonjak naik.

Hal itu diungkapkan Pedagang Iket Sunda dan Baju Pangsi, Bani (37), saat ditemui HR di bilangan perkantoran Ciamis, di Jalan Iwa Koesoemah Soemantri, Senin (17/2/2014). “Alhamdulillah, makin banyak yang beli. Dalam sehari omset bisa mencapai Rp 800 rbu sampai Rp 1 juta,” ungkapnya.

Menurut Bani, iket merupakan salah satu peninggalan leluhur masyarakat sunda yang sekarang mulai kembali populer di tengah masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Ciamis.

Bani mengaku, dia berjualan di Jalan Iwa Koesoemah Soemantri mulai pagi hingga pukul 4 sore. Sedangkan malam harinya, dari sore sampai pukul 9 malam, dia menjajakan iket dan baju pangsi di kawasan Taman Alun-alun Raflesia Ciamis.

Kepada HR, Bani menuturkan, iket sunda yang banyak diminati konsumen yaitu jenis iket yang sudah siap pakai. Iket ini dianggap mudah dan tidak ribet dalam pemakaiannya oleh konsumen.

Selain iket dan pangsi, Bani juga menjual aksesori pin kesundaan, seperti halnya kujang, jati diri, tiga serangkai dan pin berlambangkan Burung Garuda. Harga yang ditawarkannya pun cukup terjangkau.

”Kalau satu paket iket berikut pangsi, untuk dewasa mulai dari Rp. 125 ribu. Sedangkan untuk ukuran anak-anak, pangsi berikut iketnya dibandrol mulai harga Rp. 80 ribu,” tuturnya.

Harga iket sendiri, kata Bani, untuk ukuran dewasa dibandrol dari mulai Rp. 25 ribu sampai Rp. 60 ribu. Jenisnya, iket Baduy dan iket hanjuang. Untuk baju pangsi, dibandrol dengan harga Rp. 180 ribu persatu stel, dengan bahan American Dreal. Paling murah, baju pangsi bahan biasa, dibandrol Rp 100 ribu. (DSW/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply