Panwaslu Ciamis Dinilai Membiarkan Pelanggaran Pemilu Terjadi

16/02/2014 0 Comments
Panwaslu Ciamis Dinilai Membiarkan Pelanggaran Pemilu Terjadi

Foto: Ilustrasi/Net Istimewa

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ketua DPC PDIP Kabupaten Ciamis, Jeje Wiradinata, meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Ciamis, bersikap tegas dalam menindak segala bentuk pelanggaran Pemilu yang terjadi di lapangan. Menurut dia, saat ini masih banyak ditemukan pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (APK) di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis dan Pangandaran, terutama di daerah-daerah pelosok desa.

Jeje menegaskan, fakta di lapangan saat ini masih banyak ditemukan pelanggaran dalam pemasangan atribut kampanye. Panwaslu sebagai penegak aturan, terkesan membiarkan pelanggaran itu terjadi.

“Dalam UU Pemilu sudah jelas diatur, mulai dari lokasi pemasangan atribut, ukuran spanduk kampanye, jumlah atribut yang dipasang dalam satu wilayah per desa, termasuk larangan memasang atribut di pohon atau di tiang telepon. Nah, di lapangan masih banyak ditemukan yang melanggar aturan tersebut, “ tegasnya, kepada HR, Senin (10/02/2014).

Menurut Jeje, apabila Panwaslu tidak tegas dalam menindak, dimungkinkan akan semakin banyak Caleg (Calon Anggota Legislatif) yang melakukan pelanggaran dalam pemasangan atirbut. “Kalau kami fair saja, jika Caleg PDIP ditemukan melanggar aturan kampanye, silahkan tindak oleh Panwaslu. Karena kita sudah komitmen bahwa ingin berkompetisi secara sehat dan fair, tanpa ada kecurangan dan pelanggaran,” tegasnya.

Selain pelanggaran atribut, lanjut Jeje, pihaknya pun meminta Panwaslu lebih jeli dalam mengawasi sepakterjang seluruh Caleg saat melakukan sosialisasi ke masyarakat. “Kalau Panwaslu menemukan ada Caleg yang memanfaatkan program pemerintah, mesti ditindak tegas dong. Jangan sampai Panwaslu seolah-olah tidak melihat adanya pelanggaran,“ tandasnya.

Hal senada pun diungkapkan Ketua Pemenangan Pemilu Partai Golkar Dapil X Jabar, Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.Ip, M.Si. Dia menegaskan, Panwaslu harus segera mengambil langkah dan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat untuk segera membersihkan pemasangan atribut kampanye yang melanggar aturan.

“Kami pun meminta kepada seluruh Caleg dari parpol manapun, mari kita bertarung secara fair dengan mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya, kepada HR, Senin (10/02/2014).

Dihubungi terpisah, Ketua Panwaslu Kabupaten Ciamis, Uce Kurniawan, membantah pihaknya tidak bersikap tegas dalam menindak setiap pelanggaran Pemilu. Dia menegaskan, setiap muncul laporan terkait pelanggaran, pihaknya langsung memberikan rekomendasi kepada KPUD untuk segera mengambil langkah penindakan.

“Kewenangan kami hanya sebatas merekomendasikan, tanpa memiliki kewenangan untuk melakukan eksekusi pelanggaran. Sementara terkait penindakan atau eksekusi pelanggaran atribut kampanye, merupakan kewenangan KPUD yang bekerjasama dengan Pemkab Ciamis untuk melakukan penertiban,” ungkapnya. (Bgj/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply