Status Tiga Jalan Kabupaten di Ciamis Diajukan ke Provinsi

18/02/2014 0 Comments
Status Tiga Jalan Kabupaten di Ciamis Diajukan ke Provinsi

Inilah jalan kabupaten poros Panjalu- Sukamantri, Kabupaten Ciamis, yang statusnya diajukan untuk menjadi jalan provinsi. Foto: Dokumentasi HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Dinas Binamarga Sumber Daya Air dan ESDM Kabupaten Ciamis, mengajukan perubahan status beberapa jalan, dari jalan kabupaten menjadi jalan Propinsi Jawa Barat. Antara lain jalan lingkar selatan, jalan Rancah-Rajadesa dan jalan Panjalu-Sukamantri.

Menurut Kabid Jalan dan Jembatan, Dedi Bono Senin (10/2/2014), pihaknya sudah melakukan kordinasi terkait perubahan ketiga status jalan tersebut kepada Dinas Binamarga Pemerinta Propinsi Jabar.

Dedi menuturkan, pihaknya sudah memberikan laporan, termasuk juga menyerahkan Detail Engineering Design (DED) ketiga jalan yang layak dijadikan sebagai jalan propinsi Jabar tersebut.

Menurut Dedi, ketiga ruas jalan yang diajukan perubahan statusnya itu berada di wilayah perbatasan. Namun demikian, sampai saat ini Dinas Binamarga Pemprop Jabar belum memberikan tanggapan pasti.

Bila pengajuan itu dikabulkan, kata Dedi, Dinas Binamarga Kabupaten tentu akan mengambil langkah, melakukan perubahan status sebagian jalan desa untuk dijadikan jalan kabupaten. Khususnya jalan yang sudah diakses oleh moda angkutan umum.

Dedi memastikan, sampai saat ini program lanjutan untuk perbaikan sebagian ruas jalan masih menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Ciamis, sesuai dengan ketersediaan anggaran yang dipunyai pemerintah.

Pada kesempatan itu, Dedi menambahkan, sepertinya Pemprop Jabar masih mempertimbangkan faktor-faktor yang berkaitan dengan perubahan atau pengalihan status ketiga ruas jalan tersebut.

Rahlan, warga yang tinggal di wilayah jalur jalan lingkar selatan, sangat menyambut baik rencana pengalihan status jalan itu. Menurut dia, jalan lingkar selatan memang layak dikelola oleh Pemprop Jabar.

Alasannya, kata Rahlan, sebagian warga yang tinggal di jalur tersebut bisa dipastikan bakal merasakan dampak positif dari perubahan status jalan lingkar selatan. Selain menjadi ramai, akan banyak usaha kecil yang bermunculan.

Saat ini saja, kata Rahlan, keberadaan jalan lingkar selatn cukup mendongkrak perekonomian warga. Salah satunya harga jual tanah yang terus meroket. Apalagi nanti bila sudah beralih berubah status menjadi jalan propinsi. (es/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply