Tukang Beca di Banjarsari Ciamis Raup Keuntungan Jualan Masker

15/02/2014 0 Comments
Tukang Beca di Banjarsari Ciamis Raup Keuntungan Jualan Masker

Dede, seorang tukang beca, yang mangkal di pusat kota Banjarsari, Kabupaten Ciamis, saat menawarkan masker kepada pengendara dan pejalan kaki yang melintas di jalan protokol Banjarsari, Jum’at (14/02/2014). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Banyak cara orang untuk mendapatkan uang. Seorang tukang beca di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendadak beralih profesi menjadi seorang pedagang masker.

Meletusnya Gunung Kelud di Jawa Timur, Kamis (13/02/2014) kemarin, dan dampak debu vuklanik hingga merambah ke wilayah Ciamis Selatan, tepatnya di Kecamatan Banjarsari, ternyata membawa berkah tersendiri.

Meletusnya gunung berapi yang memuntahkan hujan debu vuklanik tampaknya tidak selamanya membawa petaka. Bagi Dede, seorang tukang beca, bancana debu malah jadi keuntungan, karena bisa mendadak menjadi penjual masker.

Dede sejak Jum’at (14/02/2014) pagi tampak sibuk menawarkan dagangan maskernya di pinggir jalan raya. Tak henti- hentinya dia menawarkan masker kepada para pengendara. Dagangan dede pun ternyata laris dibeli oleh para siswa yang membutuhkan masker.

Dengan menjual masker seharga Rp. 2000 rupiah per buah, Dede dalam hitungan jam mampu menjual masker hingga sampai  5 dus. “ Alhamdulilah, dagangan masker laku keras. Sampai-sampai habis terjual semua, “ ujarnya, kepada HR, Jum’at (14/02/2014).

Dede pun mengaku senang dirinya dapat meraup keuntungan dari terjadinya bencana debu yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis. “ Bencana debu ternyata menjadi berkah buat saya,” kata Dede sembari tertawa. (Ntang/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!