75 Rumah Kost di Kawasan Unigal Ciamis Belum Berijin

09/03/2014 0 Comments
75 Rumah Kost di Kawasan Unigal Ciamis Belum Berijin

Sejumlah Bangunan Rumah Kost yang berada di kawasan Kampus Unigal Ciamis, tepatnya di Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis. Foto: Heri Herdianto/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Dinas Satpol PP Kabupaten Ciamis mencatat sabanyak 75 rumah kost yang berada di kawasan kampus Universitas Galuh (Unigal) Ciamis, tepatnya di Desa Baregbeg dan Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, belum memiliki ijin.

Padahal, dalam ketentuan Perda Kabupaten Ciamis nomor 20 tahun 2000 disebutkan bahwa Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk rumah kost harus berkategori ijin usaha serta memberikan kontribusi terhadap pajak daerah.

Kepala Bidang Trantib Dinas Satpol PP Kabupaten Ciamis, Dedi Iwa S, mengatakan, pihaknya bersama BPPT Ciamis terus melakukan pendataan terhadap rumah kost yang berada di kawasan Kampus Unigal. Pendataan tersebut dilakukan sebagai pelaksanaan amanat Perda nomor 20 tahun 2000.

“Setelah melakukan pendataan, kami mencatat ada 78 rumah kost yang terdapat di kawasan Unigal Ciamis. Dari jumlah tersebut, hanya 3 rumah kost yang sudah memiliki ijin. Sementara 75 rumah kost lainnya, belum memiliki ijin,” ujar Dedi, kepada HR, Selasa (04/03/2014).

Dedi menambahkan, minimnya kesadaran pemilik rumah kost dalam mematuhi aturan Perda, memaksa pihaknya melakukan sosialisasi dan himbauan langsung agar mereka segera mengurusi perijinan. “Kami sudah memanggil pemilik rumah kost yang belum memiliki ijin. Saat dipanggil, kami sudah tekankan agar mereka segera menempuh proses perijinan,” katanya.

Menurut Dedi, rumah kost yang berorientasi bisnis di Kabupaten Ciamis kini sudah mulai menjamur. Apabila seluruh rumah kost menempuh perijinan resmi, dipastikan akan menjadi potensi besar untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis.

“Di awal pendataan, kami sengaja mendahulukan rumah kost yang berada di kawasan Unigal. Karena di daerah tersebut jumlahnya banyak. Kami pun akan melakukan pendataan serupa di kecamatan lain,” ujarnya.

Ditemui terpisah, Kabid Perizinan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Ciamis, Tonton Guntari, SH, mengatakan, setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinas Satpol PP untuk melakukan pendataan rumah kost di wilayah Kabupaten Ciamis, kini sudah ada hasilnya, dimana banyak pengusaha (rumah kost) yang mengajukan perijinan.

“Kita dengan Satpol PP fokus dulu mendata dan melakukan sosialisasi ke sejumlah pengusaha rumah kost yang berada di kawasan Unigal. Setelah pendataan di sana beres, kemudian akan melakukan langkah serupa ke kecamatan lainnya, “ ujarnya.

Menurut Tonton, ketegori IMB rumah kost yang berada di Kabupaten Ciamis masih banyak yang berstatus rumah tinggal. Padahal, dalam aturan Perda sudah disebutkan bahwa bangunan yang berorientasi usaha harus menempuh perijinan IMB kategori bisnis. “Di samping itu, juga harus menyetor pajak penghasilan dari pendapatan rumah kost ke kas PAD Kabupaten Ciamis, “ imbuhnya.

Kata Tonton, apabila setelah dilakukan pendataan dan sosialisasi kepada pengusaha rumah kost tetap saja ada yang tidak menempuh perijinan, maka pihak Satpol PP berhak melakukan pembongkaran terhadap bangunan tersebut. “Tetapi, langkah tegas itu alternatif terakhir. Kita terus melakukan upaya pendekatan agar mereka mau menempuh proses perijinan,” katanya. (Her/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!