Bantuan SAB di Ciamis Belum Dirasa Berikan Manfaat

16/03/2014 0 Comments
Bantuan SAB di Ciamis Belum Dirasa Berikan Manfaat

Foto: Ilustrasi

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Bantuan sarana dan prasarana air bersih (SAB) dari Kementrian Energi Sumber Daya Mineral Badan Geologi tahun 2013, di Dusun Ciwalung, RT 02 RW 12, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, sampai saat ini belum begitu dirasakan manfaatnya oleh warga. Pasalnya, pembangunan sarana itu tidak didukung dengan sarana pipanisasi (pemasangan pipa).

Warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (11/3/2014), mengatakan, meski sumur bor itu bisa digunakan, namun belum maksimal sebab tidak sampai mengalir ke rumah-rumah warga.

“Sepengetahuan saya, bila membuat sarana air bersih (sumur bor), juga disertai dengan sarana pipanisasinya,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, bantuan sarana air bersih itu disertai mesin diesel. Selama ini, bagi warga yang membutuhkan air, harus patungan untuk membeli bahan bakar keperluan operasional mesin diesel tersebut.

“Meski tidak setiap hari air dari sumur bor tiu dimanfaatkan, keberadaannya kurang efektif. Sebab air yang tersimpan di penampungan, tidak langsung mengalir ke rumah. Warga terpaksa harus membawa alat bila ingin membawa air,” katanya.

Kepala Desa Baregbeg, Ade Iwan, ketika dikonfirmasi HR, Selasa (11/3/2014), membenarkan, jika sarana air bersih yang diberikan Kementrian Energi Sumberdaya Mineral melalui Badan Geologi, tidak disertai sarana pipanisasi.

“Sehingga air yang ada di penampungan belum bisa dialirkan ke rumah warga,” jelasnya.

Diakui Iwan, pihaknya tidak diberitahu soal besaran anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan saran air bersih tersebut. Selain itu, pihak rekanan pelaksana pembangunan ditunjuk langsung oleh Kementrian. Sedangkan pihak desa hanya menyediakan lahan.

Namun, dari informasi yang diperoleh, kata Iwan, anggaran pembangunan sarana air bersih itu mencapai Rp 300 juta. Bila kabar itu benar, seharusnya bisa disertakan juga sarana pipanisasinya.

Sesuai permintaan warga Ciwalung, imbuh Iwan, saat ini Pemerintah Desa sedang mengajukan bantuan kepada Dinas Ciptakrya Tataruang dan Kebersihan Ciamis. bantuan itu untuk melengkapi sarana air bersih yang sudah ada.

“Agar sarana air bersih itu bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (es/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply