Ciamis Masih Kekurangan 1200 Tenaga Guru

28/03/2014 0 Comments
Ciamis Masih Kekurangan 1200 Tenaga Guru

Foto: Ilustrasi/Net

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Wakil Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin menilai, kekurangan jumlah guru di satuan pendidikan dasar (SD) merupakan persoalan yang harus segera diselesaikan. Dia tidak ingin, masalah tersebut memberikan pengaruh buruk terhadap keberlangsungan pendidikan di Kabupaten Ciamis. 

Iing meminta, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis menutupi kebutuhan tenaga guru di sejumlah sekolah yang masih kekurangan. Dengan begitu, tidak ada lagi sekolah, khususnya di wilayah terpencil mengalami kekurangan guru.

Diakui Iing, kekurangan tenaga guru tersebut disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya luas wilayah dan jumlah satuan pendidikan (sekolah) yang begitu banyak di Kabupaten Ciamis.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ciamis, H. Tatang, S.Ag,M.Pd, Senin (24/3/2014), membenarkan, persoalan kekurangan jumlah tenaga guru di sejumlah sekolah dasar, khususnya di wilayah terpencil.

Tidak jarang, akibat kondisi tersebut, sekolah kemudian menggunakan jasa tenaga guru honorer. Menurut Tatang, saat ini total kekurangan tenaga guru di Kabupaten Ciamis mencapai 1200 orang.

“Meliputi guru kelas, guru olahraga dan guru agama,” ujarnya.

Untuk mengisi kekurangan itu, kata Tatang, pihaknya berupaya menutupinya dengan menggunakan tenaga honorer. Namun tentunya dengan kapasitas yang memang layak menjadi honorer guru.

Apabila sekolah akan menggunakan tenaga honorer, tandas Tatang, harus dilihat dulu kemampuan, terutama latar belakang pendidikan yang dimilikinya. Jangan sampai, sekolah menerima honorer lulusan SMA.

“Banyak sekolah menggunakan tenaga honorer demi memenuhi kebutuhan dalam kegiatan belajar siswa,” katanya.

Tatang meminta, kepala sekolah tidak dengan mudah mengangkat tenaga honorer. Hal itu agar tidak menjadi beban bagi pihak sekolah. Namun, melalui peserta tes CPNS K2 yang sudah ditetapkan, kekurangan guru sedikit demi sedikit teratasi.

“Sekitar 467 orang dinyatakan lulus. Berarti guru kelas nantinya bisa terisi oleh guru PNS,” pungkasnya. (es/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply