Di Ciamis, LPSK Sosialisasikan UU No 13 Tahun 2006

27/03/2014 0 Comments
Di Ciamis, LPSK Sosialisasikan UU No 13 Tahun 2006

Ketua LPSK, Abdul Haris, saat diwawancara oleh awak media. Photo : Dian Sholeh WP/ HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Dalam rangka menjunjung tinggi HAM dan suasana yang kondusif, keberadaan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dinilai sangat penting. Karena LPSK dapat untuk memberikan perlindungan secara psikologi bagi .

Hal tersebut disampaikan Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai, SH,LL.M., seusai acara seminar dan diskusi publik, bekerjasama dengan Universitas Galuh (Unigal), di Aula Hotel Tyara, Rabu (26/3/2014).

Menurut Abdul Haris, sosialisasi penting dilakukan supaya masyarakat mengetahui adanya Undang-undang tentang perlindungan saksi dan korban. Di dalamnya, mengatur tentang hak-hak saksi dan korban. Selain itu, juga mengatur tentang mekanisme ketika saksi dan korban ingin memperoleh perlindungan dari LPSK.

” Apabila saksi atau korban ingin mendapatkan perlindungan, mereka harus mengetahui apa yang menjadi hak dan juga mekanismenya. Tidak mungkin mereka menggunakan mekanisme apabila masyarakat tidak tahu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdul Haris menambahkan, LPSK bertanggung jawab untuk menangani pemberian perlindungan dan bantuan terhadap saksi atau korban, berdasarkan tugas dan kewenangan yang telah diatur dalam Undang-undang 13 tahun 2006.

”Kedepan kita akan membangun sebuah kerjasama dengan berbagai pihak, baik itu perguruan tinggi, aparat penegak hukum ataupun masyarakat. tujuannya, untuk dapat memahami dan membantu pelaksanaan tugas-tugas perlindungan saksi dan korban,” pungkasnya. (DSW/R4/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply