Kursi Golkar & PDI di Ciamis Diprediksi Stabil

15/03/2014 0 Comments
Kursi Golkar & PDI di Ciamis Diprediksi Stabil

Photo : Ilustrasi/ Net

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Menyikapi konstalasi politik menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan berlangsung  9 April 2014 mendatang, sejumlah kalangan pengamat di Ciamis memperkirakan, nanti gedung parlemen daerah lebih dari setengahnya akan diisi wajah baru.  

Hal tersebut dikatakan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik FISIP Unigal, Aan Anwar Sihabudin, saat ditemui HR, Senin (10/3/2014), memprediksi calon dari incubment yang kembali masuk parlemen kurang dari lima puluh persen. Artinya wajah-wajah baru akan banyak mengisi kursi legislatif di Ciamis.

Menurut Aan, prediksi itu didasari karena sekarang ini masyarakat sudah cerdas. Selain itu, masyarakat jenuh dengan janji-janji, apalagi janji tersebut tidak direalisasikan. Ditambah anggota parlemen jarang terjun secara langsung bersentuhan dengan masyarakat.

”Kami lihat pertarungan Pileg tahun ini dirasa cukup berat. Tanpa basis massa kuat serta biaya politik yang besar, sulit bagi para caleg untuk bisa mulus menuju kursi Legislatif,” ujarnya.

Diakui Aan, dari sekian banyak caleg yang bertarung, semuanya berpeluang, tergantung biaya politik yang dimiliki. Juga, seberapa sering Calon yang bersangkutan bersentuhan dan berbuat bagi masyarakat secara langsung.

Untuk partai besar, kata Aan, seperti Golkar dan PDI jumlah perolehan kursi diprediksi akan tetap  stabil, dan ada juga beberapa partai menengah yang akan naik. ”Ini kami dasarkan bukan atas hasil survei, kan tetapi by felling,” tuturnya.

Berbeda dengan Aa, pengamat lainnya, Dande Rifai Hilmi, saat dihubungi HR, mengatakan, justru lebih dari setengah kursi legislatif Ciamis akan diiisi oleh incubment. Menurut dia, investasi politik yang telah ditanamkan incumbent sudah cukup lama sampai lima tahun.

“Mereka lebih dikenal, sering menyentuh masyarakat dengan jenis kegiatan aspirasi yang terfasilitasi,” ungkapnya.

Jenis kegiatan yang berbentuk aspirasi ini, kata Dande, berpengaruh besar terhadap kemenangan caleg incumbent, karena kegiatan seperti itu lebih mengikat. Namun diakuinya, hal itu tergantung sejauhmana terhadap masyarakat.

Artinya, selama menjadi anggota dewan, apakah pendampingan terhadap masyarakat terus dilakukan, dan bukan hanya ketika ada kepentingan nyalon saja.

Ketika ditanya tentang jumlah perolehan kursi, Dande memastikan, partai menengah mempunyai peluang untuk penambahan kursi. Dan hal itu juga tergantung dari strategi yang dilakukan.

Dande menambahkan, pengaruh politik nasional cukup besar terhadap daerah. Meskipun banyak kalangan menganggap bahwa faktor figur lebih menentukan. Namun naik atau turunnya elektabilitas partai menjadi pertimbangan.

”Kami hanya menghimbau kepada masyarakat, bahwa nasib kita lima tahun kedepan, sangat ditentukan melalui momen Pileg ini. Jangan sampai menggadaikan pragmatisme sesaat, sehingga tidak melihat kualitas. Nanti, ketika jadi anggota legislatif dia (calon) tidak bisa berbuat banyak,” pungkasnya. (DSW/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!