Pangandaran Perlu Penguatan Jejaring Penanggulangan PHEIC

27/03/2014 0 Comments
Pangandaran Perlu Penguatan Jejaring Penanggulangan PHEIC

Sosialisasi penanggulangan Publik Health Emergency of International Concern (PHEIC), Senin (24/03/2014), bertempat di RM. Sari Melati 2 Pantai Timur Pangandaran.  Photo : Entang Saeful Rachman

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Dalam upaya penguatan jejaring penanggulangan Publik Health Emergency of International Concern (PHEIC), Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) wilayah III Cilacap, Jawa Tengah, melakukan sosialisasi bersama para OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia(HNSI), Rukun Nelayan (RN), serta Balawista Pangandaran, Senin (24/03/2014), bertempat di RM. Sari Melati 2 Pantai Timur Pangandaran.

Kasubag TU KKP Cilacap, Deden Dewanto, SKM., didampingi Kepala Seksi PHEIC, Sukamto, mengatakan, Kabupaten Pangandaran sebagian besar merupakan kawasan obyek wisata yang sering disinggahi oleh para pelancong, baik dari luar maupun dalam negeri. Sedangkan kawasan perairannya sering disinggahi oleh para nelayan atau kapal ikan dari luar daerah.

“Tugas kami di sini untuk melakukan pengawasan kesehatan kapal nelayan, karena di Pangandaran belum ada kapal besar atau kapal komersial, yang melakukan pelayarannya cukup lama untuk melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat nelayan yang ada di sini,” ujar Deden.

Selain itu, KKP ditugaskan untuk melakukan pelayanan kesehatan di lingkungan sekitar wilayah pelabuhan kapal secara rutin, dengan menempatkan poliklinik kesehatan yang berada di Pelabuhan Cikidang Babakan, Kecamatan Pangandaran, sebagai perwakilan kerja KKP wilayah III Cilacap untuk Kabupaten Pangandaran.

“Kalau tidak tidak ada kasus, kita hanya melakukan kegiatan rutin seperti memberi pembinaan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat pelabuhan dan nelayan,” katanya.

Lebih lanjut Deden mengatakan, agar tugasnya dilaksanakan secara maksimal, KKP akan bekerjasama dengan Pemda Kabupaten Pangandaran, serta organisasi nelayan untuk melakukan pembinaan tentang pelayanan kesehatan yang nantinya bisa disampaikan kepada masyarakat nelayan atau masyarakat di kawasan pelabuhan.

“Kita punya batas-batas kewilayahan, yakni jarak 400 meter dari kawasan pelabuhan itu sudah kewenangan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan untuk menanggulangi atau pengobatan serta pencegahan berbagai penyakit,” katanya.

Deden juga mengatakan, guna memerangi bebagai penyakit, terutama yang diakibatkan dari berbagai jenis nyamuk atau sejenisnya, KKP akan melakukan fogging untuk membasmi virus tersebut.

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Lina Yulianti, SKM., M.Kes., menambahkan, dalam melaksanakan program kesehatan, KKP bisa melakukan koordinasi atau kerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan, karena KKP mempunyai anggarannya. (Entang/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!