Soal Temuan Kondom Bekas, Satpol PP Banjar Janji Tingkatkan Patroli

01/03/2014 0 Comments
Soal Temuan Kondom Bekas, Satpol PP Banjar Janji Tingkatkan Patroli

Kasatpol PP Kota Banjar, Yayan Herdiaman, SH., M.Si

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjar berjanji, pihaknya akan meningkatkan waktu maupun volume kegiatan patroli ke tempat-tempat yang dianggap rawan terjadinya penyakit masyarakat.

Hal itu dikatakan Kasatpol PP Kota Banjar, Yayan Herdiaman, SH., M.Si., kepada HR, Selasa (25/02/2014), terkait dengan ditemukannya kondom bekas pakai yang dibuang orang tak bertanggung jawab di sejumlah lokasi, seperti di kawasan wisata air Banjar Water Park, taman bantaran Sungai Citanduy, serta di kawasan gedung Pusat Dakwah Islam (PUSDAI) Kota Banjar.

Dia juga mengaku bahwa pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin, namun tetap saja ada. Bahkan, dua minggu lalu petugas Satpol PP berhasil menggaruk beberapa pasangan mesum dan para pelajar yang sedang nongkrong di sekitar taman bantara Citanduy.

“Upaya dari kami memang secara rutin patroli ke lokasi-lokasi yang dianggap rawan, seperti taman bantaran Citanduy. Pasangan remaja yang sedang mesum itu memang biasanya dilakukan di tempat-tempat sunyi dan jauh dari keramaian umum,” tuturnya.

Yayan pun tidak menampik dengan adanya dugaan beberapa pasangan remaja yang berbuat mesum di sekitar lokasi Pusat Dakwah Islam (PUSDAI). Maka dari itu, peran orang tua di rumah serta guru di sekolah sangat penting.

Terlebih tekhnologi di jaman sekarang sudah serba canggih, namun kecanggihan tersebut harus diimbangi dengan pembinaan moral dan kontrol yang baik. Sehingga, para remaja tidak terjebak dalam hal-hal yang negatif.

Tapi menurut Yayan, pengawasan terhadap aset pemerintah tersebut sebaiknya jangan hanya mengandalkan razia yang dilakukan petugas Satpol PP saja, namun perlu adanya dukungan dari pihak instansi terkait lainnya.

“Instansi terkait juga harus ikut andil dalam meminimalisir permasalahan seperti itu, misalnya dari segi pencahayaan di lokasi taman pada malam hari. Karena bagi remaja yang berfikiran negatif, kondisi taman yang pencahayaannya remang-remang sangat mendukung untuk melakukan hal-hal yang negatif pula,” tuturnya.

Dia menyebutkan, upaya lain yang dilakukan Satpol PP yakni digelarnya razia pekat pada siang maupun malam hari, serta razia terhadap para pelajar di sejumlah tempat nongkrong saat jam pelajaran sekolah, seperti di taman bantaran Citanduy, warnet dan tempat game online.

Razia tersebut merupakan tahapan awal dalam upaya meminimalisir, sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan anak sekolah, baik itu penggunaan narkoba, miras, maupun bentuk-bentuk kenakalan remaja lainnya.

Selain akan meningkatkan waktu patroli, Yayan juga mengatakan bahwa perlunya pemasangan kamera tersembunyi atau Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi-lokasi yang dianggap rentan terjadinya penyakit masyarakat.

Sedangkan, mengenai pengawasan keamanan di kawasan wisata air BWP, khususnya pada jam bukanya tempat karaoke, itu sudah ada petugas dari aparat TNI dan Polri. “Untuk keamanan di sana kami sampai saat ini belum dilibatkan,” kata Yayan. (Eva/Koran-HR) 

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply