Perahu Terbalik, Penambang Pasir di Banjar Hanyut Ditelan Arus Sungai

Perahu Terbalik, Penambang Pasir di Banjar Hanyut Ditelan Arus Sungai

Warga setempat yang dibantu Tim SAR dan Anggota Polresta Banjar, saat mencari Wagiman, seorang penambang pasir yang hanyut tenggelam setelah perahunya terbalik, Senin (14/04/2014). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Akibat tertimpa mesin penarik perahu, seorang penambang pasir di Kota Banjar Jawa Barat hanyut tenggelam akibat terseret arus Sungai Cijolang, Senin (14/04/2014). Dua jam belum ditemukan, anak dan istri korban tampak histeris.

Ratih, warga Panulisan Kota Banjar, hanya bisa menangis histeris menunggu kabar ditemukanya Wagimin, suaminya yang diketahui tenggelam setelah perahu yang ditumpanginya terbalik setelah tertimpa mesin penarik perahu.

Dari informasi yang dihimpun HR, peristiwa ini terjadi ketika Wagimin bersama Pujo tengah menambang pasir di Sungai Cijolang, tepatnya di perbatasan Banjar Jawa Barat- Cilacap Jawa Tengah, Senin (14/04/2014) siang. Saat perahu yang penuh dengan pasir khendak ditarik ke atas, tiba-tiba tali sting baja dari mesin penarik perahu putus.

Perahu yang ditumpangi Wagimin dan Pujo pun terbalik dan langsung tenggelam akibat tertimpa mesin penarik perahu. Beruntung pujo dapat menyelamatkan diri. Sementara Wagimin tenggelam dan hanyut terseret arus sungai Cijolang yang tengah pasang.

Pujo, korban selamat, mengatakan, saat tenggelam dan kemudian bisa menyelamatkan diri, dari situ dirinya tidak lagi melihat Wagiman yang sama ikut tenggelam. “ Arus sungai kebetulan tengah deras, saya pun sekuat tenaga melawan arus saat menyelamatkan diri. Alhamdulilah saya masih bisa selamat. Sementara Wagiman langsung hilang ketika tenggelam,” ungkapnya.

Sementara itu, petugas tim SAR dari Polresta Banjar dibantu warga setempat, kini tengah melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. Namun, tim SAR kesulitan mencari korban ke dasar sungai lantaran kondisi Sungai Cijolang tengah pasang dan berbahaya. (Ntang/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles