PJU Ilegal Dipersoalkan Warga Ciamis

PJU Ilegal Dipersoalkan Warga Ciamis

Foto Ilustrasi

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Keberadaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) ilegal di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Ciamis, dipersoalkan sebagian warga. Pasalnya, warga khawatir pemasangan PJU ilegal akan berdampak terhadap kerugian negara. 

Dari informasi yang berhasil dihimpun HR, keberadaan lampu PJU ilegal itu diduga dipasang untuk kepentingan pencitraan sejumlah Calon Anggota legislatif, menjelang pemilu legislatif (Pileg) ini, dalam rangka menarik simpati dari masyarakat.

Darman (55) , warga Rajadesa, Senin (31/3/2014), mengaku, mendapati sejumlah PJU baru yang dipasang di sejumlah titik, namun bukan di lokasi yang strategis (sembarang tempat). Yang dia tahu, pemasangan itu bukan dari pemerintah, melainkan dari Caleg, untuk meraih simpati masyarakat.

“Lihat saja sekarang jika malam hari, suasana jalan di desa-desa sudah terang benderang,” katanya.

Menurut Darman, pemasangan lampu PJU tanpa ijin merupakan pelangaran dan sangat merugikan negara. Seharusnya caleg memberikan contoh yang baik ke masyarakat. selain itu, pihak PLN ataupun dinas terkait juga mengontrol keadaan PJU tersebut, apakah ilegal atau legal.

“Dari segi fungsi, seolah-olah tindakan seperti itu bisa dibenarkan karena bertujuan untuk memberikan penerangan jalan. Tetapi ditinjau dari segi aturan, jelas merupakan pelanggaran yang bisa dikenai sanksi hukum,” tuturnya.

Senada dengan itu, Udin S (45), warga Desa Rancah, mengaku sudah dua bulan lampu PJU di tempatnya terpasang. Namun, dia tidak tahu siapa yang memasangnya. Informasi dari beberapa tetangga, itu merupakan mengatakan bantuan dari Caleg.

“Ada satu PJU yang terpasang. Masyarakat disini sangat senang mendapatkannya. Terlepas bantuan itu berizin atau tidak,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Energi Dinas Binamarga, Sumberdaya Air dan Energi Kabupaten Ciamis, Bambang Hermansyah, Selasa (1/4/2014), mengatakan, pihaknya yang bertanggungjawab membayar tagihan rekening listrik untuk PJU.

“Bagi PJU resmi milik pemerintah yang tersebar di seluruh Kabupaten Ciamis merupakan tanggungjawab kami,” ucapnya.

Dia juga memaparkan ada dua jenis PJU yang dibiayai Pemerintah Daerah (Pemda) untuk pembayaran tagihan rekeningnya, yaitu pemasanganya melalui program dan swadaya. Adapun yang dimaksud dengan program, adalah yang semuanya dibiayai oleh pemerintah mulai dari pengadaan alat sampai pemasangan hingga tagihannya.

Dan bagi pemasangan yang dilalukan swadaya masyarakat, pemerintah hanya membayar rekening tagihannya saja. “Minta bantuannya kepada semua pihak, bila menemukan pemasangan lampu ilegal beritahu kami. Agar bisa berkordinasi dengan PLN untuk menindaklanjutinya,” ucapnya. (Heri/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles