Tabloid ‘Linguistika’ Bertahan Karena Sinergitas Dosen & Mahasiswa

Tabloid ‘Linguistika’ Bertahan Karena Sinergitas Dosen & Mahasiswa

Photo : Tabloid Linguistika

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Satu-satunya tabloid kampus di lingkungan Universitas Galuh (Unigal) Ciamis yang kini masih bertahan dan eksis yakni Tabloid Linguistika. Tabloid tiga bulanan yang  berdiri sejak lima tahun lalu ini dinilai mempunyai rahasia tersendiri di tengah hidup matinya pers kampus.

Tabloid Linguistika diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan dan Bahasa Sastra Indonesia (Diksastrasia), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unigal. Sinergitas antara jajaran pembina, pengurus tabloid, dosen dan mahasiswa, merupakan modal utama tabloid kampus itu bertahan.

Di awal berdiri, tabloid ini terfokus pada liputan seputar kegiatan Diksatrasia. Namun, lambat laun, seiring berjalannya waktu, area liputan diperluas, rubrik kegiatan kampus Unigalpun diketengahkan.

“Kami bekerja sambil menuntut ilmu. Dosen lah yang mengarahkan,” ungkap Editor Tabloid Linguistika, Tini Mulyani, kepada HR, beberapa waktu lalu.

Tini menuturkan, para mahasiswa diberi kebebasan menentukan tema-tema liputan yang berkaitan dengan disiplin ilmu sastra dan bahasa Indonesia, seperti peliputan kegiatan sastra, pemuatan cerpen hingga wawancara akademis seputar Ilmu Bahasa Indonesia.

“Akan tetapi secara normatif, para dosen ikut membimbing, dari isi hingga tampilan,” papar Mahasiswi tingkat III ini.

Ditemui terpisah, Ketua Prodi Pendidikan Sastra dan Bahasa Indonesia, Dra. Tety Gumiaty, MPd, mengatakan, pelibatan mahasiswa dalam proses produksi Tabloid Linguistika, dilakukan secara bergilir.

“Setiap tahun berubah. Biasanya untuk tingkat III,” ujarnya.

Tety mengatakan, kunci Tabloid Linguistika bisa bertahan, karena manajemen tabloid membangun keyakinan bahwa tabloid ini bukan milik perorangan, melainkan dimiliki oleh jurusan.

“Artinya semua pihak harus ikut membantu dan mengembangkannya,” katanya.

Menurut Tety, pihaknya memberikan insentif berupa penilaian akademis bagi para kru Tabloid, yang tak lain merupakan para mahasiswa Diksatrasia.dan para Dosen yang memberikan penilaian, sesuai disiplin akademis yang berkaitan dengan karyanya di tabloid tersebut. (DK/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles