Disperindagkop Akui Banyak Mini Market Ilegal di Banjar

Salah satu Mini Market di Kota Banjar yang dinyatakan belum memiliki ijin lengkap. Photo : Nanang Supendi/ HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Banjar mengakui bahwa tidak sedikit mini market yang tersebar di empat kecamatan wilayah Kota Banjar, masih belum melengkapi izin alias ilegal.

“Kami memiliki data eksiting mini market yang sudah berdiri dan sedang dibangun. Berdasarkan data per Maret 2014, terdapat 19 Mini Market di Kota Banjar,” kata Kabid Perdagangan Disperindagkop Kota Banjar, Sukirman, saat ditemui harapanrakyat.com di kantornya, Jumat (26/9/2014).

Menurut Sukirman, dari total 19 Mini Market, yang sudah memiliki ijin ada 9. Dan sisanya 10 mini market belum memiliki ijin atau belum lengkap perijinannya. Malahan dari 10 Mini Market yang disebut tidak berijin, 4 diantaranya tidak memiliki ijin sama sekali.

“Memang sudah ada perda yang mengatur mengenai mini market. Tapi kamis tidak tahu kenapa kelihatannya banyak yang tak berizin,” ujarnya.

Terkait Mini Market tak berijin, Sukirman menandaskan, pihaknya sudah melakukan pembinaan. Bahkan, sekarang ini sudah memasuki fase pembinaan terakhir. Pihaknya mensinyalir, banyaknya mini market tak berijin di Kota Banjar disebabkan karena tidak adanya koordinasi dari berbagai instansi terkait.

“Kalau ada koordinasi yang baik, pasti tidak akan ada masalah ini. Harus diakui ini sebuah kelemahan bersama. Setidaknya bisa dikatakan melecehkan Pemkot yang telah menerbitkan Perda mini market,” cetusnya. (Nanang/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA