Kasus Korupsi KPUD, Kejari Banjar Tetapkan Seorang Tersangka

Foto: Ilustrasi

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pasca penggeledahan kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kota Banjar, Kejaksaan Negeri Banjar baru menetapkan satu tersangka berinisial “S” dalam kasus dugaan korupsi anggaran Pilkada Kota Banjar 2013, Pemilu Legislatif 2014 dan Pemilu Presiden 2014.

Menurut Kasi Pidsus Andrian Paromai SH, pihaknya untuk sementara tengah menginventarisasi dokumen atau berkas-berkas dan barang yang diamankan saat penggeledahan kemarin.

“Untuk sementara kita focus dulu inventarisasi barang bukti, dan agenda pemeriksaan selanjutannya sudah kita jadwalkan,”ujarnya kepada HR, Kamis (18/09/2014).

Barang-barang tersebut berupa 8 dus  berkas-berkas dan 84 stempel yang diduga dipalsukan untuk memenuhi sebuah proses administrasi, khususnya dibidang keuangan. Layaknya sebuah pabrik stempel, stempel-stempel di KPUD yang disita kejaksaan itu bermacam-macam seperti, stempel hotel, rumah makan, instansi pemerintahan, bahkan sampai stempel bengkel mobil.

Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri Banjar, Rabu (17/09/2014) sekitar pukul 14.00 WIB, melakukan penggeledahan di kantor KPUD kota Banjar. Penggeledahan tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat mengenai dugaan kecurangan penyalahgunaan anggaran Pilkada Kota Banjar 2013, Pemilu Legislatif 2014 dan Pemilu Presiden 2014. (Hermanto/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA