Manajemen RSUD Ciamis Diminta Sterilkan Kucing Liar

03/09/2014
Manajemen RSUD Ciamis Diminta Sterilkan Kucing Liar

Gedung RSUD Ciamis

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Banyaknya kucing liar berkeliaran di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ciamis dikeluhkan keluarga pasien. Pasalnya, hal itu menunjukkan bahwa kawasan RSUD tidak steril dari binatang liar.

Sejumlah keluarga pasien pun khawatir, kucing-kucing liar tersebut akan menimbulkan bahaya, karena membawa dan menyebarkan virus penyakit kepada pengunjung ataupun penghuni rumah sakit lainnya.

Dini, warga Ciamis, Senin (25/8/2014), mengaku kaget ketika banyak kucing berkeliaran dan mencari makan di sejumlah tong sampah. Kcuing itupun berlarian keluar masuk kawasan RSUD, bahkan ada yang keluar masuk ruangan pasien.

“Aneh! Kenapa di rumah sakit banyak kucing. Apakah pihak RSUD menangkap dan mengeluarkannya. Padahal sangat mengganggu, terlebih jika malam hari. Apalagi ketika bertengkar, kucing liar itu mengeluarkan suara keras dan mengganggu pasien,” katanya.

Dini berharap, pihak RSUD menangkap kcuing-kucing liar tersebut. Menurut dia, kucing liar itu berpotensi menyebarkan penyakit.

Aktifis LSM Forum Transparasi dan Keadilan (FTK) Ciamis, Kholik, menyalahkan pihak manajemen rumah sakit. Dia menilai pihak manajemen tidak memberikan kenyamanan bagi pasien, karena membiarkan kucing liar berkeliaran di kawasan RSUD.

Menurut Kholik, merujuk Peraturan Menteri Kesehatan no. 404  tahun 2004, semua tingkatan kelas rumah sakit, baik umum ataupun swasta, harus terbebas dari binatang kucing dan anjing.

“Kalaupun pihak RSUD Ciamis membiarkan kucing berkeliaran, berarti telah mengabaikan Permenkes tersebut,” katanya.

Kholik juga menyarankan agar pihak RSUD Ciamis berkordinasi dengan instansi terkait untuk menangani keberadaan kucing-kucing liar tersebut.

Di tempat terpisah, Anton, pegawai RSUD Ciamis, mengaku, pihaknya sudah berkordinasi dengan Dinas Peternakan untuk menangani masalah tersebut. Namun, tetap saja kucing liar itu masih berkeliaran di kawasan rumah sakit.

“Saya pernah bersama dengan petugas dari Dinas Peternakan melakukan sweeping kucing dan menangkapnya untuk dibuang keluar RSUD Ciamis. akan tetapi tidak bertahan lama dan hewan itu datang lagi. Apalagi RSUD Ciamis berdekatan dengan pasar,” pungkasnya. (es/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles