Polsek Banjar Bekuk Sindikat Curanmor

Para pelaku sindikat curanmor tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Banjar. Photo: Hermanto/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Jajaran Satreskrim Polsek Banjar, Senin (22/09/2014), berhasil mengungkap sindikat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dengan barang bukti 5 unit sepeda motor yang diamankan dari wilayah Cipatujah, Tasikmalaya.

Pelaku dalam sindikat curanmor itu berjumlah tiga orang tersangka. Mereka merupakan warga kampung Karanganyar, RT.15/3, Desa Sindangkerta, Kec. Cipatujah, Kab. Tasikmalaya, dan menjalankan aksinya di wilayah Kota Banjar.

Ketiga tersangka itu berinisial SP (28), YS (40) dan YR (40). Diantara mereka ada yang berperan sebagai pemetik, penadah, dan juga joki yang mengantar pelaku.
Di hadapan polisi, tersangka SP yang berperan sebagai pemetik motor mengaku, bahwa sasaran pencurian di Kota Banjar adalah tempat kost. Dia mendapat petunjuk dari temannya yang merupakan penghuni kost untuk mengambil motor yang diparkir di area kostan.

Saat menjalankan aksinya, pelaku menggunakan kunci T. Dalam semalam, tersangka SP berhasil memetik 2 unit motor sekaligus, dan dijualnya ke wilayah Cipatujah dengan harga Rp.2,5 juta untuk satu unit motor.

Sementara itu, Lia, salah seorang korban curanmor, mengaku telah kehilangan motor mionya sekitar satu minggu lalu. Kemudian, pada Senin pagi, (22/09/2014), Lia mendapat kabar dari Kanit Reskrim bahwa motornya telah ditemukan.

“Alhamdulillah motor saya bisa ditemukan, saya sudah kehilangan selama satu minggu,” kata Lia, saat dijumpai HR di Mapolsek Banjar.

Kapolsek Banjar, Kompol. Suwignyo, menjelaskan, pengungkapan sindikat curanmor ini berkat kerjasama tim Satreskrim Polsek Banjar, dimana dalam 1 minggu terakhir ini terus melakukan penyelidikan ke daerah Tasikmalaya dan Garut.

“Kami masih melakukan pengembangan, dan masih mengejar satu pelaku berinisial R yang masih buron. Pelaku berinisial R merupakan penghuni kostan yang diduga menjadi otak dari aksi curanmor di Kota Banjar,” katanya.

Sampai saat ini, Polsek Banjar telah mengungkap 8 kasus curanmor dari 20 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang terjadi di wilayah hukum Polsek Banjar, dan sebanyak 12 unit motor yang diduga hasil curian sudah berhasil diamankan petugas.

Suwignyo juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan motornya, agar mendatangi Mapolsek Banjar untuk mencocokan nomor polisi, STNK serta BPKB. Polsek Banjar tidak memungut biaya sepeser pun bagi korban curanmor yang akan membawa motornya kembali. (Hermanto/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA