Sejumlah Crosser Legendaris Nasional Ramaikan Kejurnas Motocross di Banjar

Tong Enk (60), crosser legendaris nasional di era 80-an. Photo: Hermanto/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com), –

Sejumlah crosser legendaris nasional dari berbagai daerah di Indonesia, ikut meramaikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross Seri XI yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (27/9/2014).

Kejurnas yang diselenggarakan selama dua hari, Sabtu-Minggu (27-28/09/2014), berlangsung meriah. Sejumlah crosser legendaris nasional seperti Tong Enk, Dadang Kalyubi, Roni Karno, dan crosser legendaris lainnya ikut andil dalam event bergengsi tersebut.

Mereka mengaku senang bisa kembali turun sebagai pembalap, karena selama kurang lebih 24 tahun tidak aktif dalam olah raga otomotif ini.

Tong Enk (60), salah satu crosser legendaris nasional di era 80-an, mengaku senang. Selain bisa turun sebagai peserta balap, Kejurnas motocross kali ini pun dijadikan sebagai ajang reunian dengan crosser-crosser masa jayanya dulu.

“Saya sangat merasa senang dengan adanya Kejurnas Motocross di Banjar. Kegiatan ini menjadi ajang reunian dengan teman-teman seangkatan dulu,” tuturnya.

Tong Enk yang bergabung di Team Gapuraning Rahayu Ciamis, turun di kelas SE 125 EX Pro. Ia berharap, selain menjadi ajang reuni, kegiatan motocross juga dijadikan ajang pencarian bibit-bibit muda para crosser di masa mendatang.

Hal sama diungkapkan Roni Karno, crosser senior sekaligus bos dari Team Gapuraning Rahayu Ciamis, mengatakan, setelah vakum beberapa tahun dari kegiatan motocross nasional, Kota Banjar kini mulai menggeliat lagi. Dengan banyaknya peserta membuktikan bahwa acara tersebut sukses.

“Salut buat Banjar, khususnya panitia penyelenggara yaitu Ikatan Motor Banjar (IMB) dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Banjar,” kata Roni.

Selain pembalap legendaris, sejumlah crosser asal luar negeri pun ikut hadir meramaikan Kejurnas Motocross Seri XI, salah satunya crosser dari Australia dan Italy. (Hermanto/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar