Tolak RUU Advokat, Peradi Datangi DPRD Banjar

Foto: Ilustrasi

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Komunitas Advokat Muda (Kamda) Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Tasikmalaya yang meliputi wilayah Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran, Selasa (16/092014), mendatangi gedung DPRD Kota Banjar.

Kedatangan mereka untuk menyampaikan penolakannya mengenai rencana pengesahan RUU Advokat sebagai pengganti UU Nomor 18/2003 tentang Advokat. Peradi keberatan dengan klausul pembentukan Dewan Advokat Nasional (DAN) yang terdapat dalam RUU itu.

Mereka berunjuk rasa dengan memakai baju toga warna hitam, dan mengusung spanduk yang menyatakan menolak RUU Advokat. “Kami menolak RUU Advokat, di dalamnya berisi materi yang berpotensi memecah belah advokat, dan dapat merugikan masyarakat pencari keadilan,” kata Ketua DPC Peradi Tasikmalaya, Agoes Rajasa Siadari, SH.

Agoes meminta agar DPR dan seluruh elemen masyarakat membaca kembali RUU tersebut. Pasalnya, RUU tersebut dibuat tidak untuk para pencari keadilan yang dibela oleh profesi advokat.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada DPRD Kota Banjar supaya ikut mendorong apa yang menjadi aspirasi Peradi ke DPR-RI. Sebab, kepentingan advokat bukan semata-mata untuk diri sendiri, tapi untuk membela pencari keadilan, yaitu masyarakat.

Menanggapi adanya permohonan penolakan RUU Advokat yang disampaikan oleh DPC Peradi Tasikmalaya itu, anggota DPRD Kota Banjar dari Fraksi Golkar, Oman Ismail Marzuki, Sutopo dan Sudrajat Argadireja, berjanji bahwa pihaknya akan menyampaikan permohonan tersebut kepada pimpinan dewan. “Do’akan saja semoga kita semua bisa menyalurkan dan membela aspirasi Peradi,” kata Oman. (Nanks/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar