Buntut Tawuran Antar Pelajar, Turnamen Sepakbola di Ciamis Dihentikan

Panitia Turnamen Sepakbola Tut Wuri Handayani, kepolisian dan Komisi IV DPRD Ciamis, saat menggelar pertemuan untuk menyikapi insiden tawuran pelajar, di Aula Polres Ciamis, Jumat (14/11/2014). Foto: Heri Herdianto/HR

Panitia Turnamen Sepakbola Tut Wuri Handayani, kepolisian dan Komisi IV DPRD Ciamis, saat menggelar pertemuan untuk menyikapi insiden tawuran pelajar, di Aula Polres Ciamis, Jumat (14/11/2014). Foto: Heri Herdianto/HR

Panitia Turnamen Sepakbola Tut Wuri Handayani, kepolisian dan Komisi IV DPRD Ciamis, saat menggelar pertemuan untuk menyikapi insiden tawuran pelajar, di Aula Polres Ciamis, Jumat (14/11/2014). Foto: Heri Herdianto/HR
Panitia Turnamen Sepakbola Tut Wuri Handayani, kepolisian dan Komisi IV DPRD Ciamis, saat menggelar pertemuan untuk menyikapi insiden tawuran pelajar, di Aula Polres Ciamis, Jumat (14/11/2014). Foto: Heri Herdianto/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Akibat terjadi bentrok antar suporter, kepolisian dan pihak panitia Turnamen sepakbola pelajar “Tut Wuri Handayani” Ciamis X, sepakat untuk menghentikan sementara turnamen tersebut. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya bentrok susulan antar suporter yang melibatkan para pelajar itu.

Seperti diketahui, pertandingan sepakbola antara SMA Negeri 2 Ciamis kontra SMK Negeri 2 Ciamis, yang digelar Selasa (11/11/2014) lalu, berujung rusuh. Kerusuhan dipicu akibat terjadinya tawuran antar pelajar dari dua pendukung sekolah tersebut. Kejadian serupa pun terjadi saat tim SMA 1 Kawali bertemu dengan SMA Darusalam, Kamis (13/11/2014) .

Keputusan penghentian sementara itu diambil setelah panitia, kepolisian dan Komisi IV DPRD Ciamis menggelar pertemuan untuk menyikapi insiden tawuran pelajar tersebut, di Aula Polres Ciamis, Jumat (14/11/2014).

Hasil pertemuan itu, menyepakati bahwa turnamen sepakbola Tut Wuri Hadayani dihentikan sementara sampai selesai dilakukannya sosialisasi ke masing-masing sekolah. Selain itu, panitia pun akan meminta jaminan kepada pihak sekolah agar insiden serupa tidak terjadi apabila turnaman itu kembali dilanjutkan.

Ketua Penyelenggara Turnamen Sepakbola Tut Wuri Handayani, Adang Sudrajat, mengatakan, penghentian turnamen ini hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Kita khawatir akan terjadi kembali kerusuhan apabila tidak ada upaya untuk mencegah insiden tersebut. Turnamen akan dilanjutkan apabila sudah ada jaminan dari pihak sekolah bahwa pendukungnya bisa dikendalikan saat pertandingan dan usai pertandingan,” ujarnya. (Her/R2/HR-Online)