Belum Ditemukan, Pelajar Bandung Tenggelam di Pantai Pangandaran

24/04/2015 0 Comments
Belum Ditemukan, Pelajar Bandung Tenggelam di Pantai Pangandaran

Tim Lifeguard Balawista yang dibantu tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung dan petugas Pol Air Pangandaran, saat melakukan pencarian korban di pantai Pangandaran, Jum’at (24/04/2015). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Seorang wisatawan dari rombongan pelajar SMA Negeri 1 Soreang Kabupaten Bandung, dilaporkan tenggelam saat berenang di pantai barat Pangandaran atau tepatnya di kawasan Pos 2 Pengawasan Lifeguard Balawista, Kamis (24/04/2015) sekitar pukul 17.30 WIB.

Korban yang diketahui bernama Ahmad Yusuf Ramdani (18), warga Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Cianjur ini, diprediksi sudah tewas. Hingga Jum’at (24/04/2015) sore, tim Lifeguard Balawista yang dibantu tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung dan petugas Pol Air Pangandaran, belum berhasil menemukan korban. Padahal, tim gabungan sudah melakukan pencarian di sekitar kawasan laut Pangandaran mulai dari pagi hingga sore tadi.

Menurut Liano, petugas Lifeguard Balawista Pangandaran, korban tenggelam di saat petugas lifeguard sudah tidak melakukan pengawasan di tepi pantai. Karena batas waktu berenang di pantai Pangandaran sudah ditentukan hingga pukul 17.00 WIB.

“Dari pantauan kami kemarin, korban bersama tiga rekannya terlihat tengah bermain pasir di pinggir pantai. Namun, menurut saksi mata, korban bersama salah seorang temannya sempat mendekat ke pantai untuk berendam di saat gelombang ombak tengah pasang. Tanpa diduga, korban terseret ombak yang kembali balik ke laut,” ujarnya, tadi sore.

Liano menambahkan, sebenarnya korban tidak bermaksud berenang di pantai. Namun, salah saeorang temannya, malah nekad berenang dan kemudian terseret ombak. “ Saat temannya terseret ombak, korban mencoba menolong. Namun naas, malah dia yang terseret ombak. Sementara temannya yang ditolong, selamat dari maut,” ujarnya.

Sementara itu, menurut salah seorang teman korban, rombongan dari SMA Negeri 1 Soreang itu datang ke Pangandaran untuk menggelar acara perpisahan kelas setelah selesai menyelesaikan Ujian Nasional (UN). (Ntang/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!