DPRD: Pembangunan Hotel Aston Pangandaran Jangan Dihentikan, Tapi…….

14/04/2015 0 Comments
DPRD: Pembangunan Hotel Aston Pangandaran Jangan Dihentikan, Tapi…….

Ketua DPRD Pangandaran, Iwan M. Ridwan bersama sejumlah Anggota DPRD Pangandaran dari Komisi I dan Komisi III beserta pejabat dinas terkait di Pemkab Pangandaran saat melakukan peninjauan lapangan ke proyek pembangunan Hotel Aston City, Senin (13/4/2015). Foto: Madlani/HR

DPRD Pembangunan Hotel Aston Pangandaran Jangan Dihentikan, Tapi.......

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah Anggota DPRD Pangandaran dari Komisi I dan Komisi III beserta pejabat dinas terkait di Pemkab Pangandaran melakukan peninjauan lapangan ke proyek pembangunan Hotel Aston City milik PT Berkah Prima Jaya yang berlokasi di Blok Pamugaran Desa Sekaresik Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Senin (13/4/2015).

Peninjaun itu dilakukan menyusul proyek pembangunan hotel tersebut belakangan dipermasalahan warga karena diduga menyalahi aturan dengan membangun tiang pancang di badan jalan umum serta pengarugan di muara sungai Cikembulan.

Ketua DPRD Pangandaran, Iwan M Ridwan, mengatakan, pihaknya datang ke lokasi proyek hanya untuk memastikan dan melihat langsung apakah aduan dari masyarakat itu benar atau tidak.

“Proyek ini tengah dipermasalahkan warga karena diduga menyalahi aturan. Nah, kami akan mencoba menyelesaikan permasalahan ini, agar tidak berkepanjangan,” jelas Iwan

Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, kata Iwan, pihaknya menyarankan agar pembangunan hotel tetap berjalan, tapi pihak investor harus menyelesaikan seluruh prasyarat yang sudah ditetapkan dalam aturan pendirian bangunan tersebut.

“Artinya, kita tidak berharap ada anggapan bahwa kita menghambat investor dalam membangun Pangandaran. Kita sangat mendukung berdatangannya investor ke Pangandaran sepanjang semua persyaratan perijinan sudah ditempuh dan dilengkapi. Hal itu harus diperhatikan, agar kedepannya tidak menjadi permasalahan,” katanya.

Iwan mengatakan, pihaknya sudah meminta dinas terkait dan BPN untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Karena, menurutnya, jika permasalahan ini berlarut-larut tanpa penyelesaian yang pasti, dikhawatirkan akan menghambat iklim investasi di Kabupaten Pangandaran. (Mad/R2/HR-Online)

Ikuti berita menarik lainnya di Harapan Rakyat Online melalui akun twitter: Koran Harapan Rakyat dan fans page facebook: Harapan Rakyat Online

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!